Meski Dihantam Corona, Produk Padat Karya Pertanian Sangihe Tetap Melejit | Bhayangkara Nusantara

Meski Dihantam Corona, Produk Padat Karya Pertanian Sangihe Tetap Melejit

 285 total views

KERASNYA hantaman badai Corona yang telah memporak-porandakan semua sektor usaha bahkan mengguncang perekonomian dunia, dampaknya juga dapat dirasakan hingga ke wilayah daerah provinsi dan kabupaten. Namun demikian, produk padat karya pertanian Sangihe tetap melejit walau di tengah terjangan pandemi Covid 19.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE, ME mengatakan Pasar Tani Nelayan (Pastane) sangat memenuhi syarat dengan apa yang menjadi keinginan pemerintah, karena pemberdayaan masyarakat cakupannya sangat jelas, produk produk yang dijual dalam Pastane merupakan hasil murni petani, tanaman organik dan masih segar.

Di sisi lain, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) juga harus terus dilibatkan dalam pasar tani dan nelayan melalui kegiatan-kegiatan padat karya pertanian yang langsung melibatkan para petani.

Gaghana juga menegaskan, meski di tengah pandemi Covid-19, namun produk masyarakat petani terus melejit dan pendapatan mereka tidak berkurang. “Bahkan makin bertambah hingga banyak bermunculan para petani petani muda yang baru,” tegas Bupati Sangihe di hadapan sejumlah wartawan di Tahuna.

Sementara di tempat terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang dikonfirmasi wartawan bhayangkaranusantara.com melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Fera Massor,  ST menjelaskan bahwa Pastane ini telah eksis sejak bulan Februari 2019 dan mulai berjalan optimal sejak November 2019.

“Dengan diramaikan para pedagang dari wilayah Kota Tahuna dan sekitarnya yang menjual hasil pertanian holtikultura,” katanya, Kamis (24/9/20).

Selain menjual hasil pertanian holtikultura, pasar tani dan nelayan ini juga menyediakan barang barang kebutuhan pokok lainnya untuk mendukung kelancaran pendistribusian dari distributor ke pengecer dan selanjutnya langsung ke konsumen dengan harga barang yang murah dan terkendali. Adrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1