Memprihatinkan, di Purbalingga Satu Keluarga Tinggal di Rumah Seperti Ini | Bhayangkara Nusantara

Memprihatinkan, di Purbalingga Satu Keluarga Tinggal di Rumah Seperti Ini

 8,416 total views

RUMAH Tidak Layak Huni (RTLH) nampaknya masih menjadi sorotan di Kabupaten Purbalingga. Sebuah keluarga di Kampung Karang Gedang, RT 03/03, Desa Penusupan, Kecamatan Rembang, sudah lebih kurang 15 tahun menghuni sebuah rumah reyot berdinding bilik bambu dengan lubang di sana-sini.

Rumah tersebut dihuni Casto (40) bersama istrinya Sutirah (35) dengan dua anaknya serta ayah kandungnya yang sudah tua. Lebih memprihatinkan lagi di rumah yang berukuran 6X9 meter persegi ini penghuninya harus berbagi ruangan.

Baca Juga:  Ditilang Tancap Gas, Polisi Jadi Korban Tabrak Lari, Ini Pelakunya

Keluarga ini terpaksa tinggal dengan keadaan tersebut karena tidak mampu untuk membangun rumah yang layak.

Sutirah mengungkapkan, suaminya tidak punya pekerjaan tetap, hanya sebagai buruh harian penghasilanya pun tidak tetap. “Kami pun ingin seperti orang lain punya rumah yang layak, habis gimana lagi boro-boro buat bangun rumah, buat makan sehari hari saja agak repot,” lirih Sutirah.

Apalagi saat hujan turun, Sutirah dan anak-anaknya tidak akan nyaman tinggal di dalam rumah, karena air menetes masuk melalui lubang di atap. “Yah kalau musim hujan pada bocor suka ditatakin pakai baskom supaya airnya gak kemana-mana,” ujarnya.

Apabila malam datang, udara dingin yang masuk dari celah-celah dinding bilik menusuk kulit Sutirah dan anak-anaknya. Penghuni rumah juga kerap dihantui kecemasan, rumah ambruk secara tiba-tiba.

Para tetangga setiap hari khawatir akan kondisi penghuni rumah reyot tersebut. Namun, tidak ada yang bisa dilakukan para tetangga yang sebagian besar bekerja sebagai buruh bangunan dan buruh tani saja.

Semoga dari pihak pemerintahan setempat segera ada bantuan untuk memperbaiki rumah yang dihuni keluarga tersebut. Al Arif/Sigit – Purbalingga

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0