MCB Di puluhan rumah warga meledak, tekhnisi vendor PLN diragukan kompetensi keahlianya

 110 total views

 

Bhayangkara nusantara com,- Puluhanrumah di wilayah complex kampung Pisang kecamatan Tahuna kabupaten sangihe nyaris terbakar setelah terdengar bunyi ledakan pada MCB ( pembatas arus listrik) di susul dengan putusnya puluhan balon lampu listrik dan rusaknya sejumlah alat alat elektronik

Peristiwa ini terjadi ketika beberapa tekhnisi PT valvron yang merupakan vendor PT PLN sedang bekerja memperbaiki gardu listrik yang ada di sekitar area kampung pisang, pada (09/10-2021).

Baca Juga:  Gedung Polnustar Baru Berbandrol 48M, Siap Diresmikan Gubernur Sulut
Baca Juga:  Vaksinasi Massal Bagi Warga Gereja Dan Masyarakat di Kantor Pusat Gereja Bethel Indonesia

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21,00. Wita dan spontan membuat warga di kawasan tersebut kaget bahkan ada yang panik berhamburan keluar rumah.
Setelah mengetahui penyebab kejadian, beberapa warga yang di wawancarai bhayangkara nusantara menilai kalau para tekhnisi yang bekerja itu sangat di ragukan kompetensi keahlianya.
” Peristiwa ini jelas di akibatkan oleh kelalaian manusia ( tekhnisi) maka kami merasa sangat di rugikan dan juga merasa sangat tidak nyaman dengan peristiwa ini sehingga kami berharap pihak pihak yang berwenang dapat melakukan pemeriksaan ataupun penyelidikan terhadap kompetensi keahlian dari para tehknisi di proyek PLN ini karena peristiwa seperti ini dapat mengancam keselamatan orang banyak,” Kata beberapa warga kampung pisang yang meminta identitas mereka tak perlu di publish. Sambil berharap kalau boleh pekerjaan dari proyek ini di hentikan sementara sambil Menunggu ganti kerugian materi yang di akibatkan oleh peristiwa ini.

sementara oknum kepala teknisi pada proyek ini menunjukan sikap yang sangat arogan dan tidak bersahabat alias sombong , oknum teknisi PT valvron berinisial L WL alias Lawitan yang merupakan vendor PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat di konformasi sejumlah wartawan pada selasa (12/10-21) terkait insiden meledaknya MCB dan bola lampu Puluhan rumah warga kampung pisang
Bahkan dengan sombongya oknum yang juga kapitalaung kampung Bengka Kecamatan Manganitu ini, menantang sejumlah wartawan dan mengatakan silahkan bikin berita apa saja karena saya tidak takut, dia juga degan lantang mengatakan tidak takut lembaga apa saja di republik ini termasuk aparat hukum terkait insiden yang terjadi pada proyek ini.
“Saya tak gentar pihak manapun dan siap di usut sampai neraka sekalipun”, ujar Lawitan dengan nada sombong dan enteng. Namun Lawitan pun mengaku kalau masalah ini telah di selesaikan dan dimediasi oleh pihak polsek tahuna terkait ganti rugi materi terhadap pelanggan / konsumen listrik yang di rugikan dalam peristiwa ini.

“Menurut saya Persoalan ini sudah tuntas karena sudah ada kesepakatan ganti rugi di polsek tahuna bersama warga yang di rugikan, ” Jelas Lawitan.

Sementara kepala cabang PT PLN tahuna Eko Riduwan Yang di temui bhayangkara nusantara com pada selasa (12/10) di ruang kerjanya, mengakui adanya peristiwa tersebut namun dia engan berkomentar secara tekhnis terkait peristiwa dalam proyek PLN tersebut.
“Teman-teman wartawan silahkan hubungi pihak vendor atau tekhnisi yang bekerja di lapangan jika ingin menanyakan kronologis dari peristiwa ini. Namun saya sebagai pimpinan bersama Seluruh karyawan PT PLN menyampaikan Permohonan maaf yang Sebesar besarnya atas peristiwa tersebut. ” Kata Riduwan.

Adrianto – sangihe-

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0