Marak Pemalsuan KTA Pers, Puskominfo Indonesia: Proses Hukum

 286 total views

MARAKNYA pemalsuan KTA, surat tugas sampai atribut pers yang mengatasnamakan perusahaan media pers belakangan banyak mendapat sorotan banyak pihak. Salah satunya Puskominfo Indonesia.

Direktur Eksekutif Puskominfo Indonesia, Diansyah Putra Gumay, SE, S.Kom, MM menegaskan, berdasarkan kebijakan semua perusahaan media yang bernaung di bawah organisasinya, untuk pembuatan semua yang terkait kegiatan jurnalistik ada di pusat, dalm hal ini redaksi.

Baca Juga:  Gandeng LSM dan Pers, Disnaker Sangihe Sidak, Banyak Temuan Mengejutkan
Baca Juga:  Viral, Warga Keturunan Tionghoa Beli Bakmi Pakai Mobil Plat Militer, Ngakunya Anggota TNI

“Jadi tidak ada daerah seperti perwakilan/biro keluarkan, dan untuk ini akan kami tindaklanjuti dan proses hukum, karena sudah sering terjadi di mana-mana seperti itu,” kata Diansyah, Sabtu (29/5/21).

Menurut Diansyah, praktek pemalsuan KTA ini akan merusak nama baik media, padahal untuk perekrutan anggota harus melalui proses dan tahapan. “Jadi tidak asal bikin KTA jadi wartawan, di organisasi kami harus ada pelatihan dan diklat,” tegas Diansyah. BN01 – Bogor

Komentar Anda
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0