Mahalona, Salah Satu Lumbung Pertanian di Luwu Timur | Bhayangkara Nusantara

Mahalona, Salah Satu Lumbung Pertanian di Luwu Timur

 18 total views

MAHALONA merupakan daerah transmigrasi di Luwu Timur penghasil di bidang pertanian. Di antaranya beras dan merica, salah satu tolak ukur keberhasilan beras Mahalona program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang bekerjasama dengan PT Bumi Agro Pertiwi Mandiri.

Hadirnya PT Bumi Agro Pertiwi mandiri sebagai angin segar bagi petani di Mahalona Raya untuk hasil pertanian.

Di samping itu, peningkatan perekonomian di Mahalona bisa semakin maju dan mensejahterakan masyarakat sekitar, tentunya selain petani, akan ada lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut.

Sesuai dengan komitmen perusahan yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MOU) PT. BAPM dengan pemerintah kabupaten Luwu Timur bersama kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan Transmigrasi tahun 2018.

Baca Juga:  Capai Target 2030, Pemkab Luwu Timur Mulai Terapkan Program SDGs Desa
Baca Juga:  Pemkab Luwu Timur Komitmen Pertahankan Opini WTP

Perusahan yang berdiri sejak Desember 2015 ini mulai menancapkan kakinya di Mahalona sejak tahun 2017. Hingga kini, PT. BAPM telah melakukan investasi berskala nasional dalam bidang modernisasi pertanian yang terintegrasi, serta berkelanjutan dikabupaten yang berjuluk Bumi Batara Guru ini.

Dengan tersedianya lahan yang memadai dan dapat dikelola di kabupaten Luwu Timur, PT. BAPM telah melakukan pembuatan sawah dengan metode pembukaan yang bisa dikelola secara mekanisasi berstandart Internasional.

Dipo BC Biladi, Site Manager PT. BAPM menerangkan bahwa dengan melalui sistem Profit Sharing antara PT. BAPM, Bumdes, serta Petani di beberapa Desa di Mahalona Raya. PT. BAPM berkomitmen memberi manfaat terhadap kehadiran perusahaan tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, pemerintah desa, dan terkhusus petani sekitar wilayah perusahaan.

Pemanfaatan lahan pertanian dimahalona dengan hadirnya pemerintah Luwu timur dan bergandeng dengan perusahaan tersebut bisa mengoptimalkan potensi pertanian dimahalona.

” Ini yang harus dijaga, sinergitas pemerintah kabupaten Luwu timur , masyarakat dan perusahaan untuk memajukan dan mengembangkan pertanian , sehingga masyarakat sejahtera.

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0