Launching E-TLE Nasional, Pemprov Bengkulu Siap Dukung Program Kapolri

 157 total views

WAKIL Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu siap untuk mendukung program Kapolri di bidang Lalulintas. Adapun program Kapolri yang baru diluncurkan yaitu E-TLE ( Elektronic Traffic Law Enforcement) Nasional Presisi Tahap I, di 12 Polda yang ada di Indonesia.

Sementara untuk Polda Bengkulu belum menggunakan E-TLE, karena saat ini masih tahap perencanaan serta persiapan. Untuk itu, kata Wagub, perlu dukungan semua pihak agar Polda Bengkulu juga memiliki fasilitas E-TLE itu.

“Untuk mewujudkan E-TLE di Polda Bengkulu ini kita akan bersama- sama menalanginya, karena E-TLE ini semuanya memakai teknologi yang tentunya memerlukan fasilitas yang memadai. Apa yang direncanakan oleh Ditlantas Polda Bengkulu untuk mewujudkan E-TLE ini, nanti kita suport,” sebut Wagub Rosjonsyah, usai mengikuti Lounching E-TLE Presisi Tahap I secara virtual, di Gedung Comand Center Polda Bengkulu, Selasa (23/3/21).

Baca Juga:  Kapolres dan Walikota Tomohon Ikuti Vidcon Launching E-TLE Polda Sulut
Baca Juga:  E-TLE Nasional Tahap 1 Resmi Berlaku di 12 Polda, Program Rampung Polantas Ditarik

Lebih lanjut kata Wagub, E-TLE ini manfaatnya sangat luar biasa, terutama bagi masyarakat pengguna jalan, karena sistem ini tidak ada kontak langsung antara petugas dan pelanggar karena semuanya sistem elektronik.

“Karena ini semua memakai teknologi maka kita akan anggarkan dalam APBD Provinsi Bengkulu nantinya,” sebut mantan Bupati Lebong ini.

Rosjonsyah tidak menampik jika dalam mewujudkan E-TLE di Polda Bengkulu ini bakal menggunakan anggaran yang besar. Namun dirinya optimis jika semua stakeholder mau ikut bersama-sama mendukung program Kapolri tersebut, maka apa yang diinginkan dapat terwujud.

“Nanti akan saya laporkan kepada gubernur untuk kita rapatkan kembali.
Anggaran itu terasa besar kalau kita sendiri yang menanggulanginya, tapi kalau bersama-sama maka itu tidak besar rasanya,” tegas Rosjonsyah.

E-TLE ini dilaunching secara resmi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, di Gedung RTMC Korlantas Polri, yang diikuti seluruh Polda dan Forkompinda Provinsi dan kota se -Indonesia secara virtual.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, peluncuran E-TLE secara nasional ini merupakan salah satu program 100 hari Kapolri dan harus diwujudkan.

E-TLE ini, kata Kapolri, dimaksudkan untuk menekan angka pelanggan lalulintas dan diharapkan dapat mewujudkan Polri khususnya Polantas yang betul-betul dapat memberikan kenyamanan dan keamanan dalam berlalulintas.

“E-TLE ini juga sesuai instruksi presiden agar Polri dapat menegakkan hukum berbasis tekhonologi informasi,” ujar Polisi dengan 4 Bintang di pundaknya ini.

Sesuai dengan fungsinya, jelas Kapolri, E-TLE ini mampu merekam 10 pelanggaran lalulintas serta mendeteksi secara dini berbagai pelanggaran lalulintas.

“Sebelumnya sifat parsial dan sekarang secara nasional di 224 titik E-TLE dari 12 Polda dengan 2.030 CCTV yang tersebar. Mudah-mudahan semuanya dapat terwujud untuk seluruh wilayah Polda di Indonesia,” sebutnya.

Di sisi lain, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono mengatakan, saat ini Polda Bengkulu tengah menyiapkan rencana untuk menggunakan E-TLE ini, namun diakuinya masih banyak kendala terutama pada sarana dan prasarananya serta anggaran yang tersedia.

Saat ini, jelasnya, sudah ada CCTV untuk melihat situasi kota Bengkulu, namun terbatas kemampuan CCTV-nya sehingga tidak mampu melihat secara keseluruhan karena belum bisa zoom.

“Ada 50 titik dan perlu diganti semua, untuk itu perlu dukungan dari pemerintah provinsi dan kota. Kita berharap menjadi pilot project-nya, karena provinsi tetangga kita sudah ada. Inilah harapan kita agar provinsi kita tidak tertinggal, setidaknya minimal sejajar dengan provinsi lainnya,” ungkap Kapolda. Anton – Bengkulu

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0