Langkah Penyelamatan Warga Bangkalan dari Resiko Corona

 210 total views

MENINGKATNYA virus Corona (Covid-19) di beberapa daerah di Indonesia, membuat pemerintah pusat mengambil langkah dan memberikan perhatian lebih dalam mengatasi virus mematikan tersebut. Salah satunya di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung penanganan virus tersebut di Kabupaten Bangkalan, Sabtu (19/6/21).

Dalam kesempatan itu, Kapolri memaparkan soal langkah-langkah menyelamatkan warga dari risiko penyebaran virus Corona yang belakangan ini melonjak pasca-libur Lebaran 2021 lalu.

“Maka yang bisa dilakukan langkah-langkah selamatkan dari resiko yaitu, menjaga masyarakat jangan sampai tertular, mencegah laju penularan, kecepatan mengetahui kasus positif atau tidak dan dilakukan vaksinasi,” kata Kapolri di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Menurut Kapolri, Forkompimda setempat harus bergerak cepat memaksimalkan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) serta mengoptimalkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).

Baca Juga:  Upacara Bendera Harkitnas 2021 di Pemkot Tomohon Dilaksanakan Secara Virtual
Baca Juga:  Tinjau Vaksinasi Massal di Surakarta, Kapolri: Setelah Divaksin, Masyarakat Harus Tetap 5M

Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan, dengan dilakukan percepatan temuan kasus kontak erat ataupun aktif, maka keselamatan warga dari bahaya virus Corona dapat segera dihindari.

“Sayang dengan masyarakat Bangkalan bahwa beberapa waktu yang lalu telah terjadi klaster peningkatan Covid-19, terkait upaya pemerintah daerah masih ada kesulitan dalam penanganannya. Orang yang terlambat ketahuan, maka risiko kematian sangat tinggi,” ucap Kapolri.

Sebab itu, eks Kapolda Banten itu menekankan soal pentingnya sinergitas dengan seluruh pihak dalam penerapan PPKM Mikro di wilayah tersebut.

Selain itu, kata Sigit, upaya menyelamatkan warga dari virus Corona yakni dengan proses percepatan vaksinasi seperti yang digagas oleh Pemerintah Indonesia.

“Ke depan ada vaksinasi massal dan bantu edukasi dan sosialisasi ke masyarakat untuk mau divaksin,” ujar Kapolri.

Hal senada diungkapkan Panglima TNI yang juga meminta kepada seluruh pihak terkait untuk memperkuat pelacakan terhadap kontak erat maupun kasus aktif demi memutus mata rantai virus Corona.

“Tugas posko PPKM Mikro di tingkat desa berbasis RT/RW, pelacakan kontak erat, pengawasan ketat isolsi mandiri, menutup tempat umum, melarang kerumunan, membatasi keluar masuk RT/RW, pencatatan harian,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi.

Sementara, Menkes Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU mengimbau terus kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan vaksin.

“Untuk memgurangi laju penularan, masyarakat harus tetap pakai masker, lalu 14 hari ke depan tinggal di rumah dan jangan takut di tes Swab dan divaksin atau suntik,” ujar Budi.

Setelah pemaparan, rombongan tersebut melakukan peninjauan langsung ke lapangan dapur umum dan melihat langsung proses vaksinasi massal di Pelabuhan ASDP, Bangkalan, Madura, dengan target seribu orang.

Nantinya, warga yang usai divaksin bakal diberikan paket sembako. BN01/WAID/MCM – Bangkalan

Komentar Anda
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0