Lagi, Miras Picu Keributan di Tomohon, Pelakunya Debt Collector | Bhayangkara Nusantara

Lagi, Miras Picu Keributan di Tomohon, Pelakunya Debt Collector

 690 total views

LAGI-lagi keributan terjadi akibat minuman keras (miras) di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Kali ini terjadi di depan Adira Finance Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Sabtu (27/2/21) malam.

Mendapat informasi adanya keributan tersebut, Tim URC Totosik Polres Kota Tomohon langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapati dua orang pemuda yang terlihat mencurigakan.

Selanjutnya tim melakukan pemeriksaan badan dan kendaraan roda dua yang mereka kendarai. Hasilnya didapati sebilah pisau badik bersama sarungnya yang disembunyikan pelaku bernama Arnold Grandi (28).

Pelaku miras

Baca Juga:  Polres OKU Selatan Amankan Tersangka Sabu, Ini Barbuk yang Diamankan...
Baca Juga:  Judi Togel Online Marak, Unit Reskrim Polsek Gabuswetan Bergerak Tangkap Para Pelaku

Tanpa berlama-lama, TIM URC Totosik Polres Kota Tomohon langsung mengamankan pelaku yang diketahui seorang debt collector dan diduga jadi biang keladi keributan.

Dalam pemeriksaan, pelaku diketahui merupakan warga Desa Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa. Sedangkan satunya lagi Sisko Sengkey (28), seorang sopir, warga Kelurahan Matani Tiga Lingk. IV, Kecamatan Tomohon Tengah.

Keributan juga disaksikan karyawan Adira Finance Tomohon, Stanly Koloay (36), warga Desa Tumpaan Satu, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan.

Berdasarkan keterangan yang didapat, keributan terjadi sekira jam 23.00 Wita Sabtu (27/2/21). Saat itu Arnold Grandi dengan mengendarai roda duanya dari Kota Manado menuju menuju Kantor Adira Finance Kota Tomohon.

Sekira jam 23.30 Wita, setibanya di Kota Tomohon, Arnold mampir dan menjemput Sisko Sengkey di Kelurahan Kamasi. Selanjutnya keduanya menuju ke Kantor Adira Finance Kota Tomohon.

Pelaku debt collector

Baca Juga:  Gegara Miras, Anak Pukul Ayah Kandung di Tomohon Selatan

Sesampainya di tempat itu, Arnold langsung masuk ke kantor tersebut dan bertemu dengan Stanly Koloay guna membicarakan masalah kendaraan roda dua yang hendak ditarik karena menunggak.

Namun karena Arnold dalam keadaan mabuk dan masih di bawah pengaruh miras, pembicaraan berujung adu mulut antara dia dengan Stanly Koloay

Parahnya usai adu mulut, Arnold keluar dari kantor tersebut dan berteriak-teriak sambil mengajak Stanly Koloay keluar dari kantor untuk menemuinya di parkiran Kantor Adira Finance Kota Tomohon.

Sebelum menuju ke Kota Tomohon, diketahui juga Arnold juga sempat mengirimkan Video di Group WhatApp yang isinya ancaman bahwa ia akan membunuh Stanly Koloay.

Dalam kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa sebilah pisau badik bersama sarungnya, kendaraan roda 2 Honda Beat Pop Warna Putih dengan TNKB DB3136BS dan menggiring pelaku ke Mapolresta Tomohon untuk proses lebih lanjut. Bert/BN01 – SULUT

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
4
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0