kuatirkan kerusakan lingkungan PT TMS di demo warga.” PETI” Direstui? ‌

 571 total views

‌Bhayangkaranusantara.com,- sangihe- ‌kekuatiran warga kampung bowone terkait masuknya PT Tambang Mas Sangihe (TMS) yang di kabarkan bakal merusak lingkungan dan menghilangkan sumber mata air bersih serta ancaman sat kimia berbahaya yang dapat merusak tanah dan tanaman akhirnya ber buah aksi demo menolak PT tambang mas Sangihe ( TMS)

‌aksi demo di lakukan oleh puluhan warga bowone kecamatan tabukan selatan tengah pada rabu (10/11-2021) dalam aksi itu Pengujuk rasa dengan tegas menolak kehadiran PT TMS dan bahkan dengan lantang berteiak mengusir. ‌” Silahkan angkat kaki dari sangihe, kami menolak PT TMS”.Teriak para pendemo.

Baca Juga:  Trend Penyebaran Covid-19 Terus Meningkat, Pemprov Sulut Sebar APD


‌menyikapi aksi penolakan ini sejumlah pekerja dan karyawan PT TMS yang di wawancarai bhayangkara nusantara com mengaku heran dan bingung dengan sejumlah tuduhan yang dialamatkan kepada PT TMS. ‌” Kalau TMS di tuduh merusak lingkungan, air dan tanah. Hal ini jelas keliru karena sampai hari ini kami belum berproduksi. Semua kegiatan kami terkontrol dan ramah lingkungan. Kami baru akan memulai pekerjaan ini. Jadi tidak ada kerusakan lingkungan yang di sebabkan oleh kegiatan TMS.

‌sementara itu kegiatan para penambang emas tanpa ijin ( PETI) selama ini tak pernah di soroti atau di tolak padahal kegiatan ini juga sangat berbahaya bagi lingkungan hidup.
‌” Kan aneh kalau PT TMS yang baru mau beroperasi sudah di demo terus menerus sedangkan Penambang liar alias PETI tak pernah di tolak seperti direstui, ” protes sejumlah pekerja PT TMS yang berharap nama mereka tak perlu di publish.

Baca Juga:  Tito Karnavian Akan Ubah Budaya Feodal di Kemendagri


‌menaggapi aksi demo ini, Direktur PT TMS Jeriel Kumajas ketika di temui wartawan pada jumat (12/11) mengatakan dirinya
menjamin dengan masuknya PT TMS untuk beroperasi di kampung bowone, tidak akan ada persoalan lingkungan yang akan terjadi.
‌” Kalo mengenai persoalan lingkungan, kami akan melakukan reboisasi/penghijauan.justru pas pertama kali kami (TMS-red) masuk ke sini (bowone-red) kami bikin green house, di cari Jenis pohon yang paling cocok dan menghasilkan bagi daerah Sangihe, itu harus kami tanam setelah eksploitasi karena memang sudah kewajiban “, jelas Kumajas.
‌dirinya juga mengatakan untuk semua ‘aktivitas PT TMS di kampung bowone bisa di cek oleh masyarakat secara langsung. . Tegasnya..

‌adrianto – sangihe…

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0