Koperasi Mutiara Nusa Utara Gelar RAT Tahun Buku 2020 | Bhayangkara Nusantara

Koperasi Mutiara Nusa Utara Gelar RAT Tahun Buku 2020

 63 total views

KOPERASI merupakan soko guru dan tulang punggung perekonomian Indonesia yang keberadaanya harus terus didorong untuk menjadi pelopor dalam membangun perekonomian yang tangguh menuju masyarakat sejahtera adil dan makmur.

Meskipun saat ini di tengah situasi dunia dan bangsa yang masih berkutat dengan pandemi Covid-19, tak membuat bangsa ini menjadi tak berdaya, banyak prakarsa maupun inovasi baru dalam mensiati kondisi perekonomian yang lagi seret agar kembali bangkit.

Inovasi baru tersebut diaplikasikan IKISST Kota Manado lewat seorang Drs. Pontowuysang Kakauhe, Ketua IKISST Manado menginisiasi pembentukan koperasi yang diberi label, Koperasi Konsumen “Mutiara Nusa Utara” yang diketuai Pdt. Belthein Ninia, STh.

Koperasi Konsumen “Mutiara Nusa Utara pendiriannya dilakukan pada Oktober 2020 bertujuan menghimpun segenap potensi warga Manado asal Nusa Utara untuk menjadi bagian dan pelaku bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Nusa Utara yang berdiam dan hidup di Kota Manado.

Baca Juga:  Gedung Polnustar Baru Berbandrol 48M, Siap Diresmikan Gubernur Sulut
Baca Juga:  Walikota Tomohon: Tanpa Kerjasama dan Sinergitas, Program PAUD tidak akan Berjalan Sesuai Harapan

Seiring hal itu, Koperasi “Mutiara Nusa Utara” menggelar Rapat Anggpta Tahunan atau RAT tahun buku 2020 yang dihelat di gedung kantor Koperasi Mutiara, dibilangan Kelurahan Bailang, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, hari ini Jumat (17/3/21).

Rapat tahunan didahului pemaparan pimpinan rapat Pdt. Belthein Ninia, STh, Ketua Koperasi Mutiara Nusa Utara tentang maksud dan tujuan rapat sekaligus laporan pertanggungjawaban atas seluruh kegiatan yang dilakukan sejak koperasi ini terbentuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara dalam sambutannya diwakili Kepala Seksi Perundang-undangan Roy Sendow mengatakan, koperasi saat ini bukanlah koperasi di erah orde baru yang memperoleh suntikan dana pemerintah.

Menurutnya, koperasi dewasa ini adalah koperasi modern yang dibangun oleh sosok inovatif dan kreatif dalam membangun sebuah koperasi dengan tanpa berharap bantuan pemerintah.

“Bukan berati pemerintah tidak mau membantu atau lepas tangan, akan tetapi koperasi itu harus ada dalam paradigma kemandirian dengan memberdayakan segenap potensi yang dimiliki,” tandas Sendow.

Di bagian lain, Ketua IKISST Kota Manado dan selaku Korwas dalam bincang-bincangnya dengan sejumlah awak media menyebutkan, ada sejumlah bidang usaha yang nanti akan dilakukan. “Antara lain, penanaman rempah seperti sereh, jahe dan tambak,” ungkap instruktur bela diri pencak silat bersertifikasi nasional.

Lelaki yang akrab disapa Pontoh ini mengatakan, lokasi tambak berada di pesisir pantai Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dengan luas lahan lima hektar. “Sementara lahan untuk penanaman sereh dan hahe juga telah tersedia lahan, seluas 30 hektar,” ungkap Sekdispora Kota Manado, Pontowuysang Kakauhe

Hadir dalam rapat tahunan tahun antara lain, Kabid Koperasi Royke Kodoati, Kepala Seksi Perundang-undangan, Ketua DPC IKISST Kota Manado, Drs. Pontowuysang Kakauhe, Lusunaung Rorong dan Dickson Tatinting masing-masing sebagai sekertaris dan bendahara Koperasi “Mutiara Nusa Utara dan anggota koperasi. John-Sulut

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0