Koordinasi Point Penting dalam Proses Pengembangan KLA Tomohon

 112 total views

PERTEMUAN koordinasi Gugus Tugas KLA (Kota Layak Anak) Kota Tomohon dilaksanakan di ruang pertemuan lantai 3 Mall Pelayanan Publik Wale Kabasaran Kota Tomohon, Selasa (16/3/21).

Walikota Tomohon, Caroll J A Senduk SH melalui Penjabat Sekot Jemmy Ringkuangan, AP, M.Si yang membuka kegiatan mengungkapkan, Kota Tomohon telah memperoleh penghargaan KLA Tingkat Pratama pada tahun 2018, 2019, dan saat ini masih mengembangkan sampai menjadi Kota Layak Anak Utama.

Ada 24 indikator KLA yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang dikelompokkan ke dalam 5 kluster pemenuhan hak-hak anak, yaitu mempunyai kelembagaan hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta perlindungan khusus.

Koordinasi Point Penting dalam Proses Pengembangan KLA

Baca Juga:  Pemkot Tomohon Akan Berikan Insentif dan Handphone Android Kepada Kepala Lingkungan Bersama Wakilnya
Baca Juga:  Penuhi Janji Kampanye, Walikota dan Wawalkot Tomohon Kunjungi Kantor Sinode GMIM

“Diharapkan indikator-indikator KLA tersebut tidak berhenti menjadi sederet check-list evaluasi KLA, tetapi dapat menjadi acuan bagi Kota Tomohon dalam memenuhi hak-hak anak melalui pengembangan KLA yang terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Jemmy mengatakan, poin terpenting dari proses pengembangan KLA, yaitu koordinasi di antara para stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan koordinasi para stakeholders penting agar terus ditingkatkan dan tetap melakukan koordinasi secara rutin.

“Anak adalah investasi kita di masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas dan menjadi modal pembangunan,” kata Jemmy.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Kota Tomohon, dr. John Lumopa menjelaskan, pengembangan Kota Layak Anak dimaksudkan untuk membangun inisiasi pemerintah daerah yang mengarah pada upaya transformasi konvensi hak anak (convention on the rights of the child) dari kerangka hukum ke dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak pada suatu wilayah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ketua Gugus Tugas KLA Drs. Daniel Pontonuwu yang juga Kepala Bapelitbang Daerah Kota Tomohon. Peserta kegiatan, para Kepala Dinas Badan dan Satuan terkait bersama jajaran, unsur Kecamatan dan Puskesmas, Forum Anak Daerah, Radio di Kota Tomohon, unsur Bank Sulutgo dan unsur Rumah sakit di Kota Tomohon. Bert – Tomohon/Sulut

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0