Komunitas YPK GIMST Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Angkatan Pertama | Bhayangkara Nusantara

Komunitas YPK GIMST Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Angkatan Pertama

 157 total views

DEMI memacu peningkatan produktivitas masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, terutama kaum perempuan yang belum memiliki pekerjaan, Balai Latihan Kerja Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GIMST) membuka pelatihan kerja berbasis kompetensi angkatan pertama

Pelatihan berbasis kompetensi ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Daerah Kabupaten Sangihe dan Kementrian Ketenagakerjaan dengan pos pembiayaan pada pelaksanaan anggaran Balai Latihan Kerja Komunitas Ternate tahun 2020.

Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE, ME dalam sambutannya saat hadir membuka secara resmi kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan tenaga kerja yang terkena dampak pandemi Covid-19. Selain itu juga untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja dan meningkatkan kualitas serta produktivitas angkatan kerja.

Baca Juga:  Dinas Sosial Lutim Sosialisasi Bantuan Sembako Program Kemensos

Dalam kesempatan itu Bupati berharap semua peserta harus disiplin dalam mengikuti pelatihan ini sehingga semua materi pelatihan dapat terserap dengan  baik. Dia juga mengingatkan jika ada peserta yang tidak disiplin, ada sanksi diskualifikasi dari kepesertaan pelatihan.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 24 hari atau selama 240 jam pelatihan bertempat di Balai Latihan Kerja YPK GIMST di Tahuna yang dimulai pada hari ini Jumat (13/11) dan akan selesai pada 10 Desember 2020 dengan diikuti 16 orang peserta yang berasal dari lima wilayah kecamatan, masing-masing, Tahuna, Manganitu, Tamako, Mangkel, dan Tabukan Tengah. Untuk instruktur pada pelatihan ini merupakan para tenaga pengajar terlatih yang ada di Balai Latihan Kerja YPK GIMST Tahuna.

Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sangihe, Drs. Dokta Pangandaheng, ME yang diwawancarai bhayangkaranusantara.com mengatakan, dengan dilaksanakanya pelatihan menjahit berbasis kompetensi bagi para tenaga kerja perempuan yang mengganggur akibat dampak pandemi Covid-19.

Diharapkan momentum bersama ini akan dapat menciptakan tersedianya tenaga tenaga perempuan yang terampil dan profesional. “Yang nantinya akan mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta memperkuat peningkatan pendapatan rumah tangga,” kata Pangandaheng. Adrianto   –  Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0