Kiat Meningkatkan PAD Manado, Prof. Naharia: Hadirkan Investor, Namun…

 120 total views

DI tengah suasana bangsa yang masih bergelut dengan pandemi Covid-19 dan lesunya perekonomian dunia akibat virus yang mematikan itu, memaksa pemerintah harus putar otak agar perekonomian negeri ini tetap berjalan.

Berbagai stimulus dan kebijakan diluncurkan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di satu pihak dan di sisi lain untuk menambah pundi-pundi pendapatan negara/daerah sekaligus mendongkrak perekonomian negara agar tidak lebih jauh terpuruk.

Demikian halnya dengan pemerintah daerah, sebut saja Walikota Manado, Andre Angouw, beberapa waktu lalu sempat meminta pendapat dan pemikiran saat pertemuan dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Provinsi Sulut.

Seorang peneliti senior, guru besar Unima Prof. DR. Urbanus Naharia, M.Si angkat bicara sambil menyampaikan pokok-pokok pikirannya bagaimana dan seperti apa kiat-kiat meningkatkan pendapatan asli daerah. “Undang dan hadirkan investor,” sebutnya kepada media bhayangkaranusantara.com, Sulut baru-baru ini.

Baca Juga:  Walikota dan Wawalikota Manado Hadiri Launching Cash For Work Padat Karya Tunai
Baca Juga:  Ini Spanduk dan Stiker Imbauan untuk Pemudik yang Kembali, Sederhana Penuh Makna

Namun demikian, sebelum menghadirkan investor ada sejumlah hal yang harus dibenahi terlebih dahulu oleh Pemerintah Kota Manado, antara lain menyangkut perizinan. Mengapa? Perizinan menjadi salah satu faktor penting bagi investor untuk menanamkan investigasinya.

Sebut saja dalam hal kemudahan pengurusan perizinan, menurutnya merupakan instrumen penting yang akan merangsang minat investor untuk datang di Kota Manado.

“Perizinan yang saya maksud, tidak berbelit-berbelit, simple dan tanpa menunggu waktu berlama-lama serta bebas dari pungutan yang tidak sah,” ujarnya.

“Kemudian kemudahan-kemudahan apa dan investasi yang bagaimana yang mau ditawarkan kepada investor, infrastrukturkah, pariwisata, pendidikan, kesehatan atau investasi lainnya yang dapat menarik minat investor untuk menanamkan investasinya di daerah ini,” tutur Prof. Naharia, Ketua IKISST Provinsi Sulut.

Pemerintah Kota Manado juga diharapkan memanfaatkan secara efektif dan efisien biaya belanja modal untuk memperbanyak kegiatan-kegiatan produktif misalnya proyek-proyek padat karya yang menyerap tenaga kerja sehingga masyarakat memperoleh pendapatan.

“Termasuk belanja publik harus benar-benar diarahkan bagi kepentingan publik, semisal bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 juga bantuan kepada dunia usaha mikro dan kecil di harapkan tepat sasaran,” imbuhnya.

Jika masyarakat memiliki pendapatan dari kegiatan-kegiatan seperti yang disebutkan tadi, maka daya beli masyarakat akan meningkat dan di situ akan terjadi perputaran ekonomi. “Asalkan kegiatan-kegiatan itu tidak diembel-embeli oleh pungutan-pungutan liar,” ujar mantan Direktur Pasca Sarjana Unima.

Inovasi lain yang bisa dilakukan Walikota Andre Angouw, kata Pembantu Rektor (PR I) Unima ini, yakni bagaimana mendorong masyarakat menjadi melek teknologi digital, yang merupakan salah-satu fasilitas dan sarana untuk menciptakan inovasi.

Selain itu teknologi digital dapat digunakan dalam beberapa varian usaha seperti, usaha/bisnis online dan lain sebagainya dengan didukung perangkat aturan dari pemerintah, sehingga negara atau daerah memperoleh kontribusi bagi semua jenis usaha/bisnis yang memanfaatkan teknologi digital.

Pengembangan dunia usaha yang memanfaatkan teknologi digital juga butuh sentuhan pemerintah berupa hal, permodalan khusus buat usaha mikro dan kecil. Kelompok usaha seperti ini diyakini mampu bertahan di tengah kesulitan ekonomi saat ini dan karena itu mereka butuh bantuan modal dari pemerintah.

Selain pokok-pokok pikiran yang dikemukakan tadi, Prof. Naharia juga mengusulkan Walikota dapat meminta pendapat, saran dan pertimbangan dari pihak, akademisi, praktisi untuk mendengar secara langsung pokok-pokok pikiran mereka dalam menggenjot pendapatan asli daerah. John-Sulut

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0