Ketua Puskop YAM Babinkum Mabes TNI Diduga memperkaya diri dari keuntungan proyek Bansos covid 19 2020.

 74 total views

Jatim-Surabaya , bhayangkaranusantara.com –
Ketua Pusat Koperasi Babinkum Yustisia Adil Makmur diduga terlibat dalam penyerahan uang ke Eks Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Sosial (PPK Kemensos) Matheus Joko Santoso.

Didalam persidangan ia mengaku Uang itu diserahkan untuk pemulus mendapatkan jatah kuota pengadaan Bansos Presiden Covid19 wilayah JABODETABEK Tahun Anggaran 2020.

Irwasus Inspektorat Babinkum TNI Letkol Chk. Irman Putra (Sekarang Kolonel) yang diperbantukan menjadi Ketua Pusat Koperasi Yustisia Adil Makmur mengakui mendapatkan kuota bansos tiga kali, yakni pada tahap 1, 5, dan 7. Total Puskop YAM mendapatkan 100 ribu paket sembako, serta menyerahkan uang fee kepada Joko Santoso senilai Rp 250.000.000 dan sepeda Brompton seharga Rp 60.000.000.

Baca Juga:  Apes, Ingin Melerai Kadus di Desa Ciantra Malah Jadi Korban Pengeroyokan

Menurut pengakuan Ketua Puskop di persidangan ia meminta di kembalikan uang tersebut senilai Rp 100.000.000.

Menurut Pasal 5 jo. Pasal 12 huruf a dan huruf b UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (“UU Tipikor”), baik pelaku pemberi maupun penerima gratifikasi diancam dengan hukuman pidana.

Rakyat yg peduli rasa keadilan yg tidak mau di sebutkan nama nya berinisial (MH) meminta KPK harus mendalami terkait dugaan gratifikasi Kapuskop Babinkum YAM Mabes TNI dalam projek Bansos tersebut serta mendalami aliran dana bansos yang diterima, diduga di alirkan ke salah satu rekening bank Mandiri & Bank BRI milik keluarga terdekat nya.

Baca Juga:  Ringkus Lima Pelaku, Polisi Surabaya Janji Tuntaskan Kasus Pembunuhan MR

MH Rakyat yg peduli Rasa keadilan mendukung penyidik KPK utk memproses secara hukum siapapun yg terlihat dalam dugaan kasus Mega korupsi bansos ini, tanpa pandang bulu demi rasa keadilan bagi rakyat indonesia tutupnya. Tim

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0