Keren... Istri Bupati Tour Keliling Bangkalan Bersama Rombongan AHPI Yogyakarta - Solo Pakai Motor Ini | Bhayangkara Nusantara

Keren… Istri Bupati Tour Keliling Bangkalan Bersama Rombongan AHPI Yogyakarta – Solo Pakai Motor Ini

 291 total views

ISTRI Bupati Bangkalan, Zaenab Zuraidah Latif bersama rombongan AHPI Yogyakarta-Solo menggelar Touring keliling Kabupaten Bangkalan. Dengan menggunakan Motor Phantom yang dikendarai adik kandungnya, Cholil Ma’arif, mulai dari ujung selatan ke utara Bangkalan, sang Srikandi menunjukkan wisata Kabupaten Bangkalan.

Keberangkatan dimulai dari Pendopo Agung Bangkalan, 06.30 Jum’at (30/10/20). Turut serta dalam rombongan di antaranya, Memet Chairul Slamet, Ubaidillah, Kusnandar, Saifudin, Gombloh Pak e, Muh Yusuf, Winarto, Bang Bay, Hari Purwantoro, Narso, Pono, Juni, Tejo, Didit dan Arif.

Zaezura, demikian sang Srikandi biasa disapa, mendatangi wisata pertama yakni Mercusuar Lampu di Jl. Sembilangan Pernajuh Bangkalan, kemudian Wisata Bukit Arosbaya, Wisata Pantai Biru yang terletak Tanjung Bumi di ujung utara Bangkalan, dan berakhir di Wisata Tlango.

Sepanjang perjalanan menggunakan motor Phantom bersama rombongan, Zaezura terlihat sangat menikmati, karena ini merupakan pengalaman pertama baginya.

Baca Juga:  GERMAS Penguatan UKBM Digelar, Zaezura Jadi Narasumber

Sementara, Ketua Phantom Jogja Ubaidillah mengungkapkan, Bangkalan sudah tiga kali ia datangi. Meski daerahnya biasa saja, tiada yang menarik baginya selain sosok Syaikhona Kholil. Namun kali ke empat datang mengubah pandangannya tentang Bangkalan.

“Menarik untuk dikunjungi dan mengeksplor alamnya yang indah beserta orang orangnya yang ramah. Aku yakin itu semua berkat dukungan pemerintahnya yang proaktif memberdayakan masyarakat dan alamnya. Salut untuk Bapak Bupati, spesial buat Bunda Zaenab yang sangat supel terhadap semua lapisan masyarakat, maju terus pantang mundur untuk kebaikan bunda, i love you full,” ungkap Ubaidillah, Minggu (1/11/20).

Di tempat yang sama, Hari Purwantoro, pensiunan PNS Humas Pemda DIY menyampaikan, touring ini merupakan pengalaman yang indah baginya dan langka. Walaupun waktu sebelum purna, bertemu orang-orang penting sesuatu hal yg lumrah baginya.

“Tetapi saat ini hanya orang yang tua-tua (rombongan kami-red.) yang suka main motor (Honda Phantom-red.) khususnya, diterima dan dijamu oleh istri orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan yang ramah, cantik, energik, kreatif, pokoknya well poll, bahkan diantar ke tempat wisata bergerimis ria penuh suka cita. Semoga di tangan Ibu Ketua TP-PKK, Bangkalan semakin mendunia,” ujar Hari Purwanto.

Sementara, putra asli Bangkalan, Dr. R. Chairul Slamet SA, Akademisi dan Praktisi Dosen Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang akrab disapa Mas Memet mengucapkan banyak terimakasih atas semua jamuan Zaezura karena mendapat sambutan yang luar biasa dan di luar dugaan.

“Kali ini saya pulang kampung setelah hampir 40 tahun merantau, saya sering pulang kalau ada acara seperti kegiatan kesenian di Kabupaten Bangkalan. Saya kalau pulang membawa teman seprofesi saya (musisi-red). Tapi kali ini sangat luar biasa, karena yang saya bawa pasukan Phantom. Di sini orang-orang multiprofesi (pengusaha, kyai, akademisi, PNS). Saya merasa terbangun dan lebih mempunyai kekayaan bertambah karena buat saya satu kekayaan sebenarnya adalah teman,” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengucapkan terimakasih karena baru kali ini pulang kampung disambut dengan meriah. “Mudik ditemani teman teman dan disambut isteri bupati yang selama ini tidak pernah terjadi, tapi kali ini saya merasakan sesuatu yang baru begitu enjoynya. Bunda Zaenab menyambut kami, sangat ramah,” tambahnya.

Memet juga berharap, Bangkalan harus sukses, karena Bangkalan punya banyak potensi, potensi masyarakat dan pemerintahannya jauh lebih sehat.

Baca Juga:  Zaenab Zuraidah Minta Media Sinerji dengan FOKAN Jawa Timur Dalam Pemberantasan Narkoba

Pemandangan menarik terjadi saat Zaezura melepas rombongan Phantom di Pantai Tlangoh, ia sempat meneteskan airmata karena rombongan harus melanjutkan perjalanan ke Pamekasan dan singgah bermalam di Sumenep.

“Ini merupakan pengalaman pertama saya, beliau orang hebat. Baru kenal saya sudah merasakan kedekatannya. Tapi dimana ada pertemuan di situ ada perpisahan, bukan berarti berakhir sampai di sini, kami akan terus membangun komunikasi dan bersinergi untuk membawa perubahan khususnya mewujudkan Indonesia Bersinar dan melestarikan budaya Indonesia,” tutup Zaezura. WAID – BANGKALAN

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0