Kembali, BNN Provinsi Bengkulu Tangkap Pengedar Barang Haram | Bhayangkara Nusantara

Kembali, BNN Provinsi Bengkulu Tangkap Pengedar Barang Haram

 424 total views

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu kembali menangkap lima pelaku pengedaran barang haram Narkoba, Selasa (09/06/2020), di Lintas Curup – Lubuk Linggau.

Penangkapan terjadi di Desa Taba Tinggi, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikan Kepala BNNP Bengkulu, Toga H Panjaitan Kamis, (11/6/20) dalam keterangan persnya.

Toga mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya 2 orang kurir narkotika dari Kota Medan, Sumatera Utara yang akan membawa narkotika ke wilayah Bengkulu.

Dari situ, selanjutnya anggota BNNP Bengkulu melakukan penyelidikan dan pemantauan di jalur lintas Curup–Lubuk Linggau. Dari hasil pantauan anggota, BNNP Bengkulu mencurigai mobil Mini Bus Jenis Xenia Nopol BM 1766 CJ warna abu-abu metalik.

“Kemudian mobil yang dicurigai tesebut diberhentikan di Desa Taba Tinggi, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dan dilakukan penggeledahan terhadap 2 orang laki-laki,” papar Toga.

Diketahui, pengemudi tersebut mengaku bernama Joko Susilo dan Jaka Permana. Setelah dilakukan interogasi dan dilakukan penggeledahan, di bagian dalam dashboard ditemukan 1 kantong plastik besar warna putih yang berisi serbuk kristal bening putih yang diduga narkotika Golongan 1 jenis Shabu terbungkus kertas kado.

Setelah itu anggota BNNP Bengkulu melakukan pengembangan dan menangkap 2 orang lagi yang akan menjemput Narkotika tersebut, yaitu Zulnardi dan Ruslianto.

“Setelah diinterogasi diketahui bahwa Narkotika jenis shabu tersebut milik/pesanan seorang Napi Rutan Malabero Kota Bengkulu yang bernama Heryanto (Napi Kasus Narkotika-red.) yang saat ini juga sudah diamankan dan dimintai keterangannya oleh Penyidik BNNP Bengkulu,” ujar Kepala BNNP.

Kemudian, terhadap jaringan Narkotika yang melibatkan kelima orang tersebut saat ini sudah masuk dalam proses penyidikan. Adapun barang bukti dalam penangkapan tersebut berupa 1 kantong besar plastik warna putih yang di dalamnya terdapat serbuk kristal bening yang diduga berisi narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman diduga jenis shabu.

Baca Juga:  Gerebek Bengkel, Polres Kobar Sita 20 Paket Sabu Siap Edar di Sungai Pakit

Kemudian 5 unit handphone berbagai merk, 1 unit mobil Xenia warna abu metalik dengan Nomor Polisi BM 1766 CJ besarta STNK atas nama Dahlia, 1 buah ATM Bank BNI dengan nomor: 1946900080216605, uang tunai sebesar Rp. 820.000,-, 1 unit sepeda motor jenis matic dan 1 (pucuk senjata Airshoft Gun jenis revolver dengan amunisi 6 butir.

Kelima pelaku terancam dijerat Pasal 114 Ayat (2) dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga) dan Pasal 112 Ayat (2) : atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga); serta Pasal 132 ayat (1), pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal-pasal tersebut. Anton – Bengkulu

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1