Kaya Vs Miskin, Kasus Sengketa Tanah di Desa Mandireh, Sampang Mulai Terkuak – Bhayangkara Nusantara
Kaya Vs Miskin, Kasus Sengketa Tanah di Desa Mandireh, Sampang Mulai Terkuak

Kaya Vs Miskin, Kasus Sengketa Tanah di Desa Mandireh, Sampang Mulai Terkuak

 329 total views,  10 views today

KASUS sengketa tanah seluas 7700 m2 di Dusun Mandireh, Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang Madura, Jawa Timur, perlahan dan pasti mulai terkuak. Ada indikasi keterlibatan oknum yang bermain dalam keruhnya kasus yang saat ini digugat Supatmi selaku pemilik sah.

Seperti diberitakan, kasus perampasan lahan ini mulai terendus pemilik pada tahun 2015. Tahu kalau tanah hak miliknya itu dialihkan, penggugat pun melakukan upaya dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Sampang melalui Kuasa Hukumnya, Moh Taufik MD, S.I.Kom, SH, MH dengan Nomor Perkara 09/Pdt.G/2020/PN.Sampang pada 6 Juli 2020.

Kemudian saat dilakukan Peninjauan Setempat (PS) oleh PN Sampang, lokasi objek sengketa didapati ada di titik yang sama yakni, batas Utara: Tanah Percaton dan tanah pasar desa, batas Timur: Jalan kampung, tanah H. Ru’din dan tanah Hilal,
batas Selatan: Jalan besar provinsi, dan batas sebelah Barat: Jalan besar ke pantai.

Yang jadi masalah, pada titik objek sengketa yang sama terbit dua surat. Dari pihak penggugat surat Petok D dengan Nomor Persil Desa 3518 Kelas III atas nama Supatmi dan surat dari tergugat berupa Surat Hak Milik (SHM) atas nama H. Faris.

Baca Juga:  Sidang Perkara Tanah di PN Sampang, Kebenaran Mulai Berpihak kepada Supatmi

Ketua Majelis Hakim PN Sampang Afrizal, SH, MH dalam keterangannya kepada awak media menjelaskan, perkara nomor 09/Pdt.G/2020/PN.Sampang terus berjalan setelah menyelesaikan beberapa persidangan dan saat ini masih tahap peninjauan setempat yang hasilnya akan dituangkan dalam persidangan selanjutnya.

“Agenda hari ini meninjau objek sengketa lokasinya dimana. Batas Barat, Utara, Timur, Sselatan dan di atas lahan ada apa saja, siapa yang menguasainya dan dipakai untuk aktivitas apa saja, hasilnya akan kami tuangkan di persidangan selanjutnya. Insya Allah lima sidang lagi selesai,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Kades aktif Ketapan Barat, Mohammad Rosid bahwa objek lokasi yang sedang disengketakan dan batas lahan persil sesuai dengan yang telah ditinjau PN Sampang. ” Ia Petok D dengan Nomor Persil Desa 3518 sesuai yang disebutkan dan benar objek sengketa yang terbit dua surat,” tambahnya

Sementara, Supatmi selaku penggugat berharap kepada pihak pengadilan untuk lebih objektif dalam memutus persidangan sengketa ini, mengingat persidangan ini sangat sensitif, karena orang miskin melawan orang kaya.

“Maka dari itu keluarga Supatmi berharap hukum tidak memandang sebelah,” kata Supatmi melalui kuasa hukumnya Moh Taufik MD, S.I.Kom, SH, MH. BN01 – SAMPANG

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0