Kasus Covid di Sangihe Bertambah, Ini Catatannya – Bhayangkara Nusantara
Kasus Covid di Sangihe Bertambah, Ini Catatannya

Kasus Covid di Sangihe Bertambah, Ini Catatannya

 186 total views,  1 views today

PANDEMI Covid-19 masih belum berlalu. Virus berbahaya dan mematikan ini masih terus mengancam siapa saja yang lalai menjalankan protokol kesehatan pencegahan virus Corona.

Di Kabupaten Kepulauan Sangihe hingga saat ini sudah tercatat ada 23 kasus positif. Dari 23 kasus yang terjadi 17 orang dinyatakan sembuh kemudian dua orang meninggal dunia dan saat ini masih ada empat orang yang terpaksa harus diisolasi karena positif Covid-19.

Jurubicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sangihe, Dr. Joppy Thungari mengatakan, saat ini ada penambahan kasus sebanyak empat orang dan dua orang menjalani isolasi di RS liungpaduli, sementara dua orang lainnya menjalani isolasi mandri.

Yang menarik dalam kasus ini ke empat orang itu ternyata tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, sehingga dapat dipastikan penularannya melalui transmisi lokal atau tertular melalui orang atau pasien yang ada di Sangihe.

Thungari juga menjelaskan, dari empat orang yang sedang diisolasi dua di antaranya bekerja sebagai tenaga medis, satu orang staf di rumah sakit dan satu orang lagi staf pegawai di Dukcapil Sangihe.

Ditemukannya penambahan kasus ini memaksa Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe segera melakukan langkah langkah pencegahan untuk lebih mengantisipasi perkembangan kasus Covid-19 yang mematikan ini.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sangihe, Rivo Pudihang yang dihubungi bhayangkaranusantara.com pada Selasa (29/9/2020) mengatakan, gugus tugas tetap bekerja sesuai fungsi masing-masing. Dalam beberapa hari terakhir telah dilakukan upaya penanganan oleh dinas tekhnis, misalnya Dinkes Sangihe telah melakukan rapid test pada kontak erat, juga pada beberapa tempat (dinas-red.) yang diduga terjadi penambahan kasus.

Rivo Pudihang yang juga Kepala BPBD Kabupaten Sangihe menambahkan bahwa untuk membasmi virus berbahaya ini pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan pada beberapa tempat yang diduga menjadi klaster baru. Selain itu Dunas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) ditutup sementara untuk beberapa hari ke depan, sedangkan untuk pelayanan publik terpaksa menggunakan sistem Daring. Adrianto – Sangihe

Komentar Anda

Baca Juga:  Bubarkan THM Langgar Prokes, Kapolsek Pondok Gede dan Danramil Dikurung dalam Cafe Ini, yang Ngunci Karyawan

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1