Kapolda Kaltim: E-TLE Bentuk Kontribusi Polri dalam Wujudkan Kaltim sebagai Smart City | Bhayangkara Nusantara

Kapolda Kaltim: E-TLE Bentuk Kontribusi Polri dalam Wujudkan Kaltim sebagai Smart City

 297 total views

BERBAGAI perubahan dan kemajuan di bidang teknologi menuntut kesigapan dan kesiapan seluruh instansi pemerintah, termasuk Polri untuk segera beradaptasi dan menguasai teknologi guna memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan publik.

Salah satunya dengan melaunching sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) secara nasional yang diresmikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Selasa (23/3/21).

Untuk tahap I, Korlantas Polri akan meluncurkan 244 kamera E-TLE di 12 Polda. Meliputi Polda Metro Jaya 98 titik, Polda Jawa Barat 21 titik dan Polda Jawa Tengah 10 titik. Selain itu Polda Daerah Istimewa Yogyakarta 4 titik, Polda Jawa Timur 56 titik, Polda Riau 4 titik, Polda Lampung 5 titik, Polda Jambi 8 titik, Polda Sumatera Barat 10 titik, Polda Sulawesi Selatan 16 titik, Polda Sulawesi Utara 11 titik dan Polda Banten 1 titik.

Dalam peluncuran program tersebut, melalui video conference Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, SE, MM, M.Tr. (Han) mengikuti launching yang digelar di gedung NTMC Polri, Jakarta.

Baca Juga:  Kapolsek Wotu Pimpin Pemeriksaan Senpi Dinas Anggota
Baca Juga:  Segera, POP Polda Jatim Diimplementasikan dalam Program Kampung Tangguh Semeru

Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si mengatakan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim berencana akan melaunching E-TLE Polda Kaltim tahap II pada tanggal 28 April 2021.

Lebih jelasnya, lanjut Kapolda, di wilayah hukum Polresta Balikpapan akan ada 6 titik lokasi E-TLE, di antaranya 3 kamera di Simpang Beruang Madu, 2 kamera di Simpang Plaza Balikpapan dan 1 kamera di Lapangan Merdeka.

“Pemberlakuan E-TLE secara nasional untuk mewujudkan penegakan hukum yang tegas dan transparan. Ini bisa membuat masyarakat disiplin, taat dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” tegasnya.

Irjen Herry Rudolf mengatakan, tujuan penerapan E-TLE antara lain terwujudnya efektivitas gakkum, jaminan asas transparasi dan kepastian hukum yang dibuktikan secara scientific berdasarkan rekaman hasil bukti pelanggaran.

Selain itu, E-TLE sebagai bentuk kontribusi Polri dalam mewujudkan Kaltim sebagai smart city dan sejalan dengan reformasi birokrasi. “E-TLE juga untuk meningkatkan PAD Kaltim dan sektor pajak kendaraan bermotor,” jelas Kapolda.

E-TLE memberi dampak tertib administrasi kepemilikan ranmor, meningkatnya budaya tertib masyarakat dalam berlalu lintas yang merupakan deterrence effect atau efek gentar dari sistem ETLE. “Dan menjadi trigger support terhadap program pemerintah,” tutup Kapolda Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si. BN01/HMS – Kaltim

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0