Kakanwil Kemenag NTB Gelar Roadshow, “Satu Jam Bersama al Qur’an” akan Diterapkan di TPQ Ijtihadul Mu’minin

 177 total views,  2 views today

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar roadshow di sejumlah TPQ (Taman Pendidikan Qur’an) yang ada di NTB, salah satunya di TPQ Ijtihadul Mu’minin Dusun Perengge, Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, Minggu malam Senin (11/10/20).

Kedatangan Kakanwil beserta rombongan disambutan lamgsung pengurus TPQ Ijtihadul Mu’minin, Al-Ustadz Sahibuddin, S.Hl sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Ijtihadul Mu’minin Kuripan.

“Alhamdulillah kami merasa bersyukur dan bahagia serta mengucapkan ribuan terima kasih atas kehadiran Bapak Kakanwil Kemenag Provinsi NTB, KH. DR. Zaidi Abdad, MA didampingi Sekjen Tanfidziyah PCNU Lombok Barat TGH. Ali Maksum, M.SI, Ketua Rijalul Ansor Lobar Ustadz Suhaili, S.Ag, dan Kasi Pakis (TPQ Diniyah dan al-Qur’an) Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB Ustadz Ali Sahbana, M.Pd, Kepala KUA Kuripan Ustadz H. Nurdin, MA dan Kades Jeringo Bapak Sahril yang telah meluangkan waktu hadir langsung di tengah-tengah para santri yang sedang menimba ilmu di TPQ kami dan ini jadi motivasi kami dalam mendidik anak-anak di TPQ maupun di pondok pesantren,” kata Al-Ustadz Sahibuddin, S.Hl dalam sambutannya.

Sementara, KH. DR. Zaidi Abdad, MA, selaku Kakanwil Kemenag NTB mengawali sambutannya sambil berpesan harus mematuhi protokol kesehatan sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Melihat jema’ah yang hadir pada saat itu ada yang menggunakan masker dan ada yang tidak, ia pun langsung meminta kepada stafnya untuk membagikan kepada seluruh jama’ah yang hadir saat itu agar dipakai sebagai bentuk ikhtiar bersama.

Sebelum menyampaikan tausiyahnya, Kakanwil juga memberikan al-Qur’an dan penghargaan kepada empat TPQ sebagai bentuk perhatian dari Kakanwil NTB sebesar 10 juta per TPQ, dimana TPQ sebagai tempat mencari bibit qori’-qori’ah yang ada di NTB harus diberikan perhatian khusus.

Baca Juga:  Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2020 Polres Luwu Timur di Bumi Batara Guru

“Nanti kami akan minta kepada para guru madrasah untuk di training, di TOT untuk memperkenalkan metode mengajar yang cepat, seperti metode tilawati. Setelah itu kita akan buat surat edaran kepada seluruh madrasah agar menerapkan Satu Jam Bersama Al-Qur’an. Melalui al Qur’an kita akan mengajarkan anak-anak kita untuk cinta kepada Nabi melalui al Qur’an membacanya untuk mengenal Nabi dan keluarganya,” paparnya..

Kakanwil Kemenag NTB mengatakan, siapa saja yang memperhatikan al Qur’an akan menjadi orang besar dan mendapatkan berkah. Oleh sebab itu, TPQ, madrasah atau pondok pesantren nanti akan melahirkan para Hafidz al-Qur’an sehingga pihaknya tiada hentinya untuk berinovasi dalam mengajar al Qur’an sehingga anak-anak didik bisa cepat membaca al Qur’an dan menghafalnya.

Mengakhiri tausiahnya, Kakanwil NTB langsung menguji dan mengetes hafalan dari santri-santri yang dibina melalui TPQ Ijtihadul Mukminin, baik yang hafalannya 1 juz dan 15 juz mereka diberikan hadiah, karena sudah bisa melewati tes yang diberikan olehnya, semua jama’ah sangat senang bisa bersilaturahim langsung dan mendengarkan tausiahnya. SHR – NTB

Komentar Anda

+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0