Kabar Gembira… Setelah 8 Bulan Tutup, Obyek Wisata Air di Klaten Kembali Dibuka – Bhayangkara Nusantara
Kabar Gembira… Setelah 8 Bulan Tutup, Obyek Wisata Air di Klaten Kembali Dibuka

Kabar Gembira… Setelah 8 Bulan Tutup, Obyek Wisata Air di Klaten Kembali Dibuka

 257 total views,  1 views today

PENJABAT Sementara (Pjs) Bupati Klaten, DR. A. P. Ir. Dwiatmoko, M.Si didampingi Sekda Klaten, Drs. H. Jaka Sawaldi, MM dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau dan mengecek lima lokasi obyek wisata tirta yang ada di Kabupaten Klaten, Jumat (30/10/2020).

Seperti diketahui Gugus Tugas (Gusgas) Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten sejak Kamis, 29 Oktober 2020 sudah mengizinkan obyek wisata tirta dan pemandian sudah mulai membuka usahanya setelah libur sekitar 8 bulan sejak Maret 2020 karena pandemi Covid-19.

Para Kepala OPD yang mendampingi kunjungan Pjs. Bupati Klaten meninjau obyek wisata tirta, antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dr. Cahyono Widodo, MKes, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Sip Anwar, SE, M.Si, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten H. Sri Nugroho, SIP, M.Si dan Plt Kepala Satpol PP Klaten Rabiman.

Rombongan Pjs. Bupati Klaten berangkat pukul 08.30 WIB dengan mengunjungi Obyek Wisata Air Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen. Di Umbul Susuhan, Pjs. Bupati Klaten meninjau loket pembayaran tiket, tempat pendaftaran pengunjung, kemudian mengecek warga yang datang sebelum memasuki kolam renang harus mandi dulu.

Kemudian juga mengecek petugas kesehatan yang melakukan pengecekan suhu tubuh pengunjung sebagai sampel. Sehingga pelaksanaan pembukaan obyek wisata air benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Jadi Narasumber di Acara Ini, Zaezura Sampaikan Peran TP PKK dalam Penguatan Ekonomi Keluarga di Bangkalan

Setelah dari Umbul Susuhan, Pjs Bupati Klaten mengecek Umbul Pelem di Desa Wunut, Kecamatan Tulung dan Pemandian 100 yang juga berada di Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Di Umbul Pelem, Dwiatmoko mendapati belum adanya tempat pendaftaran pengunjung, sehingga disarankan agar diberi tempat pendaftaran pengunjung yang meliputi nama, alamat bahkan nomor HP juga agar dicatat. Tujuannya untuk melacak jika nantinya ada pengunjung yang ketahuan terpapar Covid-19.

Di Pemandian 100, Pjs Bupati Klaten sudah merasa senang karena pihak panitia atau pengelola sudah menyediakan tempat pendaftaran pengunjung, sarana cuci tangan pakai sabun dan telah menerapkan protokol kesehatan.

Setelah dari Pemandian 100, Dwiatmoko meninjau Umbul Kemanten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Di Umbul Kemanten, ia disambut Kades Sidowayah Mujahid. Pelaksanaan pembukaan obyek wisata tirta di Umbul Kemanten telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Setelah dari Umbul Kemanten, Pjs. Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko meninjau Obyek Wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo. Dalam kunjungannya, ia juga sempat berkeliling mengunjungi Umbul Ponggok. Pembukaan obyek wisata air di Umbul Ponggok juga telah menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Gamalis: Perhitungan Masih Bergerak, Tetap Kawal Hasil yang Asli dari KPU

Kepada wartawan usai meninjau Umbul Ponggok sekitar pukul 11.30 WIB, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko menekankan, uji coba pembukaan wisata air di Klaten ini mash uji coba dan akan dievaluasi secara periodik baik setiap hari, setiap minggu atau setiap bulan.

Jika nanti tidak ada warga yang terpapar virus Corona akibat pembukaan obyek wisata air ini, maka pembukaan obyek wisata air bisa diteruskan, namun jika ada warga yang terpapar Covid-19 maka akan dievaluasi lagi bahkan bisa ditutup lagi.

Bagi para pengelola obyek wisata air, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko meminta agar bersikap tegas menerapkan protokol kesehatan. Setiap pengunjung harus memakai masker, disediakan tempat pendaftaran pengunjung untuk mencatat nama, alamat, nomor HP tujuan untuk melacak jika nanti ada pengunjung yang positif Covid-19.

Selain itu juga menyediakan masker yang siap dibeli pengunjung jika pengunjung tidak memakai masker, sebelum masuk kolam renang harus mandi dulu dan disediakan cuci tangan pakai sabun serta di lokasi obyek wisata tetap menerapkan menjaga jarak sehingga semuanya dalam kondisi baik tidak terpapar virus Corona. Sam/Iwan – Solo Raya

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0