Jelang Pilkada, Bidhumas Polda Jateng Gelar FGD Peran Media Massa dalam Mendukung Tugas Polri – Bhayangkara Nusantara
Jelang Pilkada, Bidhumas Polda Jateng Gelar FGD Peran Media Massa dalam Mendukung Tugas Polri

Jelang Pilkada, Bidhumas Polda Jateng Gelar FGD Peran Media Massa dalam Mendukung Tugas Polri

 81 total views,  1 views today

JELANG Pilkada 2020 di 21 Kab/Kota di Jawa Tengah, Bidhumas Polda Jawa Tengah mengadakan Focus Grup Discussion (FGD) Rabu (19/08/20) di Ballroom Hotel The Wujil Resort and Conventions, Jl. Soekarno Hatta No. 25, Bergas, Semarang, Jawa Tengah.

Tema dalam FGD ini yaitu Meningkatkan Peran Media massa dalam mendukung Tugas Polri Guna Terwujudnya Pilkada Serentak Tahun 2020 yang aman dan damai di tengah situasi pandemi Covid-19.

Dalam pelaksaannya, kegiatan ini tetap mematuhi protokol kesehatan ketat dengan pengecekan duhu tubuh, cuci tangan, haga jarak, pakai masker dan face shield.

Kegiatan ini dalam rangka kesiapan jajaran Bidhumas Polda Jateng dan Kapolres jajaran Polda Jateng dalam  melaksanakan pengamanan Pilkada Serentak Desember mendatang.

“Ada 21 Kapolres hadir di sini untuk melakukan diskusi bagaimana kita harus menyelenggarakan pengelolaan media, baik online maupun cetak dalam menghadapi Pilkada Serentak,” ucap Kasubid Penmas Bidhumas Polda Jateng AKBP R. Fidel Purna Timoranto.

Seperti yang sudah terlihat bahwa proses Pilkada Serentak sudah mulai berjalan, pendataan kembali sudah dilakukan. Hal yang menjadi perbedaan dalam pelaksanaan pilkada dengan pemilu sebelumnya adalah diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.

“Polda Jawa Tengah, rekan media dan pemilih harus siap menyikapi perkembangan situasi ke depan terkait dengan pilkada serta bagaimana menyikapi media masa dan berita hoaks yang terkait dengan pilkada ini harus kita kelola.” AKBP R. Fidel Purna Timoranto.

Kasubid Penmas Bidhumas Polda Jateng AKBP R. Fidel Purna Timoranto mengimbau kepada masyarakat untuk memahami berita yang dapat dipercaya dan berita hoaks atau bohong. Di sisi lain tugas kepolisian adalah menciptakan situasi yang kondusif dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun ini.

Baca Juga:  Saat Pandemik Corona, Dandim 0723/Klaten Tetap Tinjau Pelaksanaan TMMD di Desa Pasung

Sementara Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan, potensi yang paling penting dalam Pilkada Jawa Tengah adalah terkait dengan berita-berita yang negatif seperti black campaign atau kampanye hitam yang terdapat di media online maupun media cetak

“Hal ini dapat berpengaruh pada masyarakat dan mengakibatan munculnya gangguan kamtibamas,” ucap Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

Dalam menghadapi gangguan kamtibmas tersebut, Polda jateng bersama dengan media dan seluruh Kasubbag Humas 21 Polres yang menyelenggaraan Pemilukada mengimbau masyarakat agar tidak terhasut dengan berita bohong sehingga dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik.

“Menjelang Pilkada 2020 wajib kita waspadai kegiatan talkshow yang ditumpangi oleh para pasangan calon, maka kami mengharapkan agar semua ini dapat ditertibkan,” ujar Sekretaris PWI Jateng, Isdiyanto Iswan

Protokol kesehatan juga mutlak diterapkan agar Pilkada 2020 tidak menjadi klaster baru dalam kasus Covid-19, hingga kemungkinan turunnya tingkat partisipasi maupun potensi pelanggaran aturan kepemiluan.

Saksi bagi media sosial atau masyarakat yang menyebarkan berita bohong secara tertulis dan secara etika akan diberi peringatan Dewan Pers dan dapat diancam dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp. 1 miliar. Tim Jateng

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1