Jakarta Memanas, Polisi Pukul Mundur Demonstran Bertahan | Bhayangkara Nusantara

Jakarta Memanas, Polisi Pukul Mundur Demonstran Bertahan

 376 total views

JAKARTA memanas. Aksi para demonstran mulai tak terkendali. Meskipun akhirnya berhasil dipukul mundur pihak kepolisian dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha di Gambir ke arah Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Namun hingga pukul 18.00 WIB, Kamis (8/10/20) mereka masih bertahan di Jalan MH Thamrin.

Terlihat juga di sela aksi pukul mundur, sekitar pukul 17.30 WIB demonstran membakar Halte Mass Rapid Transit (MRT) dan Halte Transjakarta Bundaran HI. Selain itu massa membakar sekat penghalang proyek dan merusak beberapa rambu lalu lintas.

Massa yang didominasi mahasiswa dan buruh tersebut bahkan terus berupaya merengsek kembali ke Patung Kuda di Gambir. “Apakah cuma karena gas air mata kalian mundur? Ini demi nasib panjang bangsa Indonesia,” ujar orator dari atas mobil komando.

Pukul mundur para demonstran terlihat tak membuat gentar, massa justru terus berdatangan dari arah Senayan. Tak hanya, mahasiswa dan buruh, para remaja yang mengaku anak STM pun turut dalam aksi demonstrasi menolak Undang-undang Omnibuslaw Ciptakerja.

Pantauan bhayangkaranusantara.com, massa juga berdatangan dari arah Bogor dan Depok. Mulai dari Jalan Kramat Jati, sepanjang Jalan Raya Bogor, rombongan massa terlihat dengan berjalan kaki dan menggunakan bus, menuju lokasi titik demonstrasi di Jakarta.

Sementara sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan persnya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang menolak Undang-undang Omnibus Law Ciptakerja agar melalui jalur hukum. Salah satunya, dengan mengajukan gugatan Judicial Review (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga:  Warga Jakbar Apresiasi TNI - Polri Atasi Aksi Rusuh di Gedung Bawaslu

Sebab saat ini, pandemi Covid-19 masih tinggi dan aksi unjukrasa berpotensi menjadi media penyebaran Covid-19. “Imbauan agar penolakan Omnibus Law dibawa ke MK,” ujar Argo. BN01 – JAKARTA

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0