Jajaran Polres Purbalingga Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Desa Majasem, Mereka Tolak Penambangan Pasir

Jajaran Polres Purbalingga Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Desa Majasem, Mereka Tolak Penambangan Pasir

 119 total views,  8 views today

POLRES Purbalingga dan Polsek Kemangkon laksanakan pengamanan penyampaian aspirasi warga Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Selasa (17/11/20).

Dalam aksi itu, warga yang berjumlah sekitar 300 orang berkumpul di Balai Desa Majasem dan berjalan kaki menuju pertigaan jalan desa. Lokasi tersebut merupakan akses masuk ke tempat penambangan pasir wilayah desa setempat.

Baca Juga:  Satbrimob Kalteng Siap Amankan Rapat Pleno Penetapan Paslon Gubernur

Warga menyampaikan aspirasi agar wilayah Desa Majasem bebas dari penambangan pasir. Selain itu, warga menghendaki penghentian penambangan yang sudah berlangsung karena menyebabkan kerusakan jalan.

Kapolsek Kemangkon Iptu Damar Iskandar selaku perwira pengendali pengamanan mengatakan, untuk mengawal penyampaian aspirasi warga tersebut diterjunkan personel dari Polres Purbalingga dibantu 10 personel Polsek Kemangkon.

Pengamanan juga dibantu personel Satpol PP, TNI Koramil Kemangkon dan Linmas. “Pengamanan dilakukan agar warga tertib dalam penyampaian aspirasinya. Selain itu, untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan pada waktu penyampaian aspirasi warga,” kata Kapolsek.

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, perwakilan warga dipertemukan dengan pemilik usaha penambangan pasir. Selanjutnya dilakukan mediasi di ruang kerja Camat Kemangkon. Mediasi juga dihadiri Forkopimcam Kemangkon.

Baca Juga:  HUT ke 74 Bhayangkara, Dirbinmas Polda Metro Jaya Sambangi Kediaman Habib Ali Kwitang

“Mediasi dilakukan sebagai langkah musyawarah untuk menentukan solusi dari permasalahan yang disampaikan warga terkait aktivitas penambangan pasir,” kata Kapolsek.

Hasil mediasi diperoleh kesepakatan, aktivitas penambangan pasir di Desa Majasem ditutup sementara. Tidak ada aktivitas galian di lokasi sampai izin turun. Usai mediasi warga kemudian berangsur-angsur meninggalkan lokasi. Al Arif/Sigit – Purbalingga

Komentar Anda
Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
error: Content is protected !!