Jabar Jadi Provinsi Pertama yang Berikan Tunjangan Profesi Guru Non PNS yang Tersertifikasi – Bhayangkara Nusantara

Jabar Jadi Provinsi Pertama yang Berikan Tunjangan Profesi Guru Non PNS yang Tersertifikasi

 143 total views,  1 views today

PAGI ini, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya terlihat sangat bahagia saat bersama para guru honorer yang mengajar di sekolah-sekolah negeri.

“Ya, mereka mendapat berita bahagia bahwa SK penugasan gubernur tentang guru honorer yang tersertifikasi telah mereka terima, total 1461 guru. Mengapa? Karena SK pengangkatan ini melengkapi persyaratan mereka untuk mendapat tunjangan profesi guru sebagaimana diatur dalam peraturan Gubernur Jawa Barat,” kata Abdul Hadi Wijaya dalam keterangannya, Rabu (29/7/20).

Untuk guru yang sedang mengajar di sekolah negeri kedua honor mendapat tunjangan Rp. 85.000 per/mata pelajaran/bulan/jam pelajaran, per bulannya mereka total mendapat Rp. 2.040.000 selama ini.

“Nah, dengan tunjangan profesi guru itu mereka Insya Allah mendapat tambahan dari APBN senilai 1,5 juta. Semoga penghasilan mereka di atas 3,5 juta rupiah per bulan naik hampir 40%-nya. Saya melihat ini luar biasa, mereka sangat terorganisir, mengikuti tes berbagai TTG penilaian evaluasi, kemudian diverifikasi tentang mengajarnya dan proses ini telah berlangsung,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya di bulan ini terjadi percepatan, terutama setelah mereka beraudiensi dengan dewan dan kemudian diteruskan kepada Gubernur dan Sekda untuk dipercepat sehingga dalam sebulan prosesnya langsung selesai sampai ke penandatanganan SK Gubernur berikutnya.

Abdul Hadi Wijaya juga mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar telah memberikan sertifikat kepada 1.461 guru honorer non PNS. “Ini sebuah peristiwa bersejarah 1.461 non PNS yang mendapatkan sertifkat jadi guru. Nanti akan ada cairnya dana sertifikasi,” kata pria yang akrab disapa Gus Ahad ini.

Sebanyak 1.461 guru bukan pegawai negeri sipil (PNS) pada SMA, SMK, dan SLB di Jabar yang sudah bersertifikat pendidik bakal menerima dana tunjangan profesi sebesar Rp. 1,5 juta per bulan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Baca Juga:  Penuhi Kebutuhan Masyarakat akan Air, Pemkot Tomohon Kerjasama dengan PDAM

Tunjangan tersebut akan diberikan setelah melalui proses pelantikan. Hal itu seiring dengan dikeluarkannya SK Gubernur.

Melalui SK tersebut, Jabar menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memberikan tunjangan profesi bagi guru bukan (non) PNS yang telah tersertifikasi. Acep – Jawa Barat

Komentar Anda

+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1