Jabar Cetak Rekor Penambahan Covid-19, Gus Ahad: "Jangan Abaikan Prokes" | Bhayangkara Nusantara

Jabar Cetak Rekor Penambahan Covid-19, Gus Ahad: “Jangan Abaikan Prokes”

 80 total views

JAWA Barat mencetak rekor baru penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19. Lonjakannya drastis hingga mencapai 1.000 orang lebih. Penambahan ini sudah terpantau naik sejak Kamis (9/7/20) sore.

Data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), Ahad (12/7/20) pukul 20.40 WIB menyebut, terdeteksi ada penambahan 50 kasus baru. Dengan lonjakan tersebut, orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Jabar menjadi 5.077 kasus

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc menegaskan, Covid-19 memang belum selesai. Karenanya, harus ada perubahan sikap dari masyarakat yang saat ini semakin longgar dan mengarah kepada pengabaian.

“Munculnya klaster-klaster baru seperti pasar, industri, hingga institusi pendidikan menegaskan bahwa Covid-19 jelas masih ada. Salah satu variabel tingkat penularan adalah dengan angka reproduksi, yaitu basic reproduction number (Ro), dan effective reproduction number (Rt),” ujar Politisi PKS ini melalui rilisnya, Ahad (12/7/20).

Dijelaskannya, ketika Ro ini berada di bawah angka 1 artinya aman. Ro dan Rt ini, sambungnya, salah satu variabel utamanya adalah rata-rata interaksi langsung dan potensi untuk menyebarkan penyakit antara satu orang dan satu orang yang ODP atau OTG.

“Apabila dia berinteraksi dengan 10 orang maka dia berpotensi menularkan kepada 10 orang ketika ada relaksasi atau pengendoran bahkan sudah mengarah kepada pengabaian terhadap protokol kesehatan (prokes),” kata Gus Ahad.

Di sisi lain, ujar pria berkacamata ini, pemerintah ingin menjaga stabilitas ekonomi. “Maka pada saat ini kita kembali ke prinsip asal ilmu kesehatan. Artinya mau ekonomi sebaik apapun kalau orangnya sakit akan percuma,” ujar Legislator asal Dapil Karawang – Purwakarta ini.

Disinggung terkait rencana Pemerintah Kota Bandung mengaktifkan kembali posko cek poin di jalur perbatasan menjadi kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ia mengatakan kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

Baca Juga:  Wabup Pringsewu Jadi Narasumber Diskusi Online Covid-19 FISIP UBL

“Kita harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19. Karena penyekatan itu dilakukan demi keselamatan masyarakat itu sendiri,” kata Gus Ahad.

Dirinya pun mengharapkan masyarakat untuk saling bekerja sama dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Sekarang Kota Bandung kembali ramai dengan kerumunan warga tanpa memerhatikan prokotol kesehatan. Jalanan pun sudah kembali macet. Karenanya diperlukan kesadaran semua pihak,” ujarnya. Add/Acep – Jabar

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1