Investigasi Gudang Mencurigakan, Empat Wartawan Puskominfo Indonesia di Jawa Timur Disekap, Kamera Dirampas Penjaga

Investigasi Gudang Mencurigakan, Empat Wartawan Puskominfo Indonesia di Jawa Timur Disekap, Kamera Dirampas Penjaga

 3 total views,  3 views today

KEBERADAAN gudang di Desa Panggreh, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dinilai sangat mencurigakan. Dalam gudang tersebut, terdapat beberapa truk tangki dan Fuso rusak serta drum-drum plastik besar warna biru yang diduga digunakan sebagai tempat cairan yang baunya mirip tetesan tebu.

Namun tak seperti biasa, bau mirip tetesan tebu ini justru mengeluarkan aroma tak sedap. Disinyalir gudang ini dijadikan sebagai tempat penimbunan. Temuan inipun langsung ditindaklanjuti wartawan di Jawa Timur yang tergabung dalam Puskominfo Indonesia dengan membentuk tim investigasi yang beranggotakan empat orang wartawan dari berbagai media, Senin (14/9/20).

Saat di lokasi, benar adanya. Terdapat banyak drum plastik besar berserakan di gudang tersebut. Bahkan ada yang seperti mesin Alkon sebagai penyedot benda cair. Salah seorang penghuni yang diketahui penjaga gudang dan enggan menyebut namanya saat ditanya justru membalas dengan sikap sinis.

Penjaga gudang berperawakan besar yang terkesan mirip preman tersebut bahkan dengan sinis dan penuh emosional meminta kartu tanda anggota (KTA) Pers untuk ditulis dan difoto olehnya.

Tak lama berselang, tiba-tiba sang penjaga gudang melarang keempat wartawan tersebut untuk keluar gudang. Ini terjadi saat itu wartawan sedang mendokumentasikan isi dalam gudang tersebut. Insiden pun terjadi saat penjaga tersebut merampas kamera terkait dokumentasi yang ada di dalamnya.

Adu urat syaraf pun terjadi dan berujung penyekapan, keempat wartawan yang tengah menjalankan tugasnya itu tidak boleh keluar dari gudang. Pintu pun dikunci grendel dan dijaga empat orang agar keempat wartawan tersebut tidak bisa keluar dari dalam gudang. Parahnya, keberadaan lokasi gudang tersebut berdekatan dengan Polsek Jabon yang jaraknya diperkirakan sekitar 300 meter. BRAM – JATIM

Facebook Comments
Baca Juga:  Kejari OKU Selatan Pastikan Laporan Aduan BPD Pilla Ditindaklanjuti
%d bloggers like this: