Inspektorat OKU Selatan Panggil 10 Warga Desa Gedung Baru, Minta Klarifikasi Soal Ini | Bhayangkara Nusantara

Inspektorat OKU Selatan Panggil 10 Warga Desa Gedung Baru, Minta Klarifikasi Soal Ini

 504 total views

BERITA viral dugaan pemalsuan tanda tangan dan korupsi Dana Desa BLT di Desa Gedung Baru, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel yang dananya tidak diberikan mendapatkan tanggapan serius dari semua pihak.

Salah satunya datang dari Inspektorat OKU Selatan yang mengundang masyarakat Desa Gedung Baru didampingi Ketua LSM BARAK NKRI DPD OKU Selatan untuk hadir di kantor Inspektorat, Rabu ini (14/4/21).

Undangan tersebut menindaklanjuti surat LSM BARAK NKRI DPD OKU Selatan Nomor: 220/08/SLT/LSM-BARAK- NKRI/OKUS/III tanggal 4 Maret 2021 perihal tembusan Laporan Pengaduan Indikasi Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Penyelewengan Dana BLT Dana Desa Tahun 2020.

Untuk itu pihak Inspektorat Kabupaten OKU Selatan memanggil 10 orang warga Desa Gedung Baru guna didengar keterangan dan klarifikasinya terkait indikasi dugaan pemalsuan tanda tangan dan penyelewengan BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2020 di Desa Gedung Baru, Kecamatan BPR Ranau Tengah.

Baca Juga:  Surat Edaran Dikomentari Miring, Kadis Dukcapil Tomohon: “Tolong Jaga Komentnya”
Baca Juga:  Penyaluran BLT-DD di Desa Tumbuk Tebing, Bengkulu Selatan Tepat Sasaran

Perwakilan masyarakat Gedung Baru, Amir Mahmudin saat diwawancarai awak media membenarkan bahwa kehadiran mereka ke Inspektorat Kabupaten OKU Selatan adalah untuk memenuhi panggilan.

“Kami diminta keterangan dan formulir untuk diisi, dalam formulir itu ditulis identitas saya dan pernyataan, bahwa saya tidak menerima dana BLT selama tahun 2020, saya sudah pindah kependudukan domisili sejak tahun 2019 saya sudah domisili di Dusun 3, Desa Tanjung Setia. Namun diduga nama saya ada di penerima dana BLT Desa Gedung Baru, dan SPJ realisasi BLT yang tanda tangan di dalam SPJ itu bukan tanda tangan saya,” ungkap Amir.

Ia berharap kepada inspektorat dan pihak penegak hukum lainnya agar Laporan ini dapat ditindak lanjuti. Lebih parah lagi sudah ada ketidakketerbukaan informasi publik dimana surat dari Inspektorat Kabupaten tidak sampai kepada warga.

“Informasi undangan dari inspektorat kami dapatkan dari LSM BARAK NKRI DPD OKU Selatan, bahwa kami diundang oleh pihak inspektorat Kabupaten OKU Selatan,” ungkap Amir Mahmudin.

Dalam pemanggilan itu, Inspektur Kabupaten OKU Selatan, H. Ramin Hamidi, SE, MH melalui Plt. Irban Pencegahan dan Investigasi Edial Ali Sonata, SE didampingi Ketua Tim Said Warsidi, SE mendengarkan keterangan dan klarifikasi terkait laporan LSM BARAK NKRI DPD OKU Selatan di ruang aula Inspektorat Kabupaten OKU Selatan.

Edial menerangkan, pihaknya sudah memanggil masyarakat Desa Gedung Baru, namun ada beberapa yang belum bisa hadir akan dipanggil kembali untuk mengumpulkan keterangan dari masyrakat. “Setelah semua sudah terkumpul data yang kami dapat, akan kami sampaikan kepada Inspektur,” yngkap Edial.

Di tempat yang sama, Ketua LSM BARAK NKRI DPD OKU Selatan, Misyadin mengharapkan agar proses laporan ini berjalan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, keterbukaan informasi publik, baik pendamping dan pelapor harus disampaikan perkembangannya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Inspektorat Kabupaten OKU Selatan yang telah menindaklanjuti laporan kami dan masyarakat Desa Gedung Baru, kami berharap agar secara administratif dapat berjalan sesuai prosedur dan ketentuan,” ungkap Misyadin, Slamat-Okus

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
1
+1
0