Inovasi: Polda Kalteng Gunakan Alat Ukur Tinggi Badan Digital dalam Rekrutmen Casis Polri

 853 total views

INOVASI tanpa henti terus dilakukan jajaran Polda Kalteng sebagai bagian dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Salah satu inovasi Polda Kalteng yakni dengan menciptakan alat ukur tinggi badan digital yang kini telah dipergunakan sebagai salah satu alat dalam menyeleksi calon siswa (casis) dalam rekrutmen Polri tahun anggaran 2021.

Alat ciptaan personel Biro SDM, Iptu Amboro tersebut merupakan bentuk jawaban dari keresahan panitia seleksi rekrutmen anggota Polri setiap tahunnya yang harus menggunakan alat meteran dan bekerja secara manual dengan resiko tingkat kesalahan yang tinggi.

Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Anggie Yulianto Putro melalui Kepala Bagian Pengendalian Personel, AKBP Muhammad Rifai mengatakan, alat yang dibuat sendiri oleh Biro SDM tersebut menggunakan alat digital yang dilengkapi dengan laser infrared dan sensor.

Baca Juga:  Inovasi Polrestabes Surabaya Tiada Henti
Baca Juga:  Pelayanan Publik Polres Sukabumi Kota Terbaik, Raih Penghargaan Kemenpan RB

Sehingga dalam pelaksanaannya, jika ada seorang calon siswa yang yang memiliki tinggi badan di bawah standar, maka secara otomatis lampu indikator akan menyala dan tidak diperlukan adanya pengukuran.

“Pada rekrutmen tahun lalu kita masih menggunakan meteran dan bekerja secara manual dalam pengukuran tinggi badan. Dan itu memiliki tingkat kesalahan yang cukup tinggi,” ungkapnya.

Menindaklanjuti permasalahan yang dijadikan dasar pihaknya dalam meningkatkan pelayanan, muncullah ide membuat alat digital. “Alhamdulillah, alat ukur tinggi badan ini dinyatakan cukup efektif dan insya Allah akan digunakan dalam setiap pelaksanaan rekrutmen,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Iptu Amboro, jika alat ukur tinggi badan yang diciptakan ini sudah melalui banyak kajian dan mendapat sertifikasi mutu barang, yang resolusinya mencapai 0,1 persen sehingga memiliki tingkat kesalahan yang sangat kecil.

Untuk mempermudah panitia seleksi dalam bertugas, monitor display yang terpasang di alat ukur tinggi badan juga dapat merekam hingga tiga kali proses pengukuran. Sehingga jika panitia lupa untuk mencatat hasil sebelumnya dapat terlihat di monitor display yang tersedia.

“Alat ini juga sudah melalui kalibrasi sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Alat canggih yang kita ciptakan untuk mengikuti perkembangan jaman. Kita berharap alat ini juga dapat digunakan seluruh polres jajaran nantinya karena hasilnya yang lebih presisi dan akurat,” tuturnya. Dardi – Kalteng

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0