Hitungan Setengah Jam, Polda Kalteng Tangkap Dua Pengedar Sabu di Dua TKP

 175 total views,  2 views today

KOMITMEN aparat penegak hukum dari Ditresnarkoba Polda Kalteng dalam memerangi peredaran gelap narkotika memang tidak main-main.

Terbukti, dalam hitungan setengah jam saja, Ditresnarkoba Polda Kalteng berhasil menangkap dua pelaku pengedar sabu yang ada di Kota Cantik Palangka Raya, Kalteng.

Ketika dikonfirmasi, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum, M.Si, MM melalui Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K, MH, membenarkan hal tersebut.

“Memang benar, hanya selisih setengah jam saja petugas kami berhasil menangkap dua pelaku berinisial Mu (34) dan Ra (39) yang merupakan pengedar sabu,” katanya, Minggu (29/11/2020) malam.

Hendra mengungkapkan, Mu diamankan anggota ketika berada di Jalan Badak XIII, tepatnya di sebuah barak Bapak Wiji Pintu No 7. “Dari pelaku berhasil diamankan 12 paket sabu dengan berat kotor 59,98 gram sabu, dua sendok sabu berikut barang bukti lainnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Tak Bisa Tahan Nafsu Bejat, Wanita Tua pun Disikat
Baca Juga:  Polsek Gunung Sugih Tangkap Pelaku Curat, Satu DPO
Baca Juga:  Kuli Bangunan Ini Diciduk Polres Kobar, Lihat Barbuk yang Diamankan

Sementara pelaku berinisial Ra, kata Hendra, pihaknya telah mengamankan barang bukti 37 paket sabu dengan berat kotor 175,78 gram, satu unit timbangan digital merk pocket scale, satu kantong plastik hitam beserta barang bukti lainnya. “Untuk TKP sendiri berada di Jalan Manjuhan Kota Palangka Raya pada pukul 14.30 WIB,” sambungnya.

Terhadap kedua pelaku, lanjut Hendra, akan dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan denda Rp. 1 miliar dan maksimal 20 tahun penjara/seumur hidup dan denda Rp. 10 miliar.

Sementara menanggapi terkait isu yang berkembang di masyarakat tentang adanya dugaan upaya paksa yang dilakukan anggota Ditresnarkoba ke pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, secara tegas alumni AKPOL 95 ini membantah.

“Jadi informasi tersebut semua tidak benar. Terbukti tidak sampai lima menit kedua pelaku yang berinisial JH dan FJ berhasil dibon anggota Ditresnarkoba Polda Kalteng guna pemeriksaan lebih lanjut. JH dan FJ sampai sekarang masih berstatus saksi dan berdasarkan keterangan sementara yang bersangkutan mengakui sebagai perantara saja,” tutupnya. Drd/Rahmad- Kalteng

Komentar Anda

+1
0
+1
1
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0