Heboh, Polri Temukan Bunker Milik Terduga Teroris di Way Seputih, Lamteng | Bhayangkara Nusantara

Heboh, Polri Temukan Bunker Milik Terduga Teroris di Way Seputih, Lamteng

 3,738 total views

KABAG Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan bersama Tim Densus 88 Anti Teror, meninjau bunker milik terduga teroris Taufik Bulaga (TB) alias Upik Lawanga alias Syafrudin alias Udin Bebek yang ditemukan di Kampung Sri Bawono, Kecamatan Way Seputih Lampung Tengah, Sabtu (19/12/2020) lalu.

Dalam kegiatan tersebut Kombes Ahmad didampingi Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad beserta rombongan di antaranya AKBP Gatot dan AKBP  Erlan M dari Divisi Humas Mabes Polri.

Saat peninjauan, tim juga didampingi Danramil Seputih Banyak Kapten Inf Sapji beserta anggota, Kapolsek Seputih Banyak Iptu Tarmuji, SH mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH dan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Seputih banyak, serta Kepala kampung Sri Bawono, Eko Widodo.

Baca Juga:  Pantau Giat Poskamling di Rawasari, Dirbinmas PMJ Sebut, Ada Peningkatan 1200 Terpapar Covid-19
Baca Juga:  Tiga Sasaran Operasi Subsatgas Aman Nusa II Ditbinmas PMJ Hari Ini

Dalam keterangannya Kombes Pandra mengungkapkan, ditemukan bunker ini bersamaan dengan ditangkapnya tersangka teroris TB di wilayah Way Seputih Lampung Tengah. Seperti diketahui pada 23 November 2020 Tim Densus 88 Anti Teror Polri telah berhasil menangkap pelaku dan saat tertangkap berada di lokasi ini.

“Saat ini saya didampingi Kepala Kampung, Danramil dan Kapolsek setempat dan tim kami menjelaskan tersangka Upik Lawanga yang diduga merakit bom JW Marriott dan Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan pada hari Jum’at 17 Juni 2009 silam,” ujarnya.

Pandra mengatakan, memang tempat persembunyian tersangka sangat sulit dijangkau, karena tempat atau jaraknya dengan penduduk yang lain agak jauh. “Ini memang disengaja tersangka bertempat tinggal di tempat-tempat bulakan sawah dan terpencil. Memang seperti inilah yang diinginkan para teroris untuk bersembunyi dari kejaran Densus 88,” jelasnya.

Selain itu warga masyarakat sekitar dan lingkungannya tidak tahu kalau pelaku TB ini lihai dalam merakit bom atau merakit senjata api pendek dan panjang. Bahkan pelaku dikenal dengan julukan “profesor” oleh kawan-kawan pelaku dalam melakukan teror bom di Jakarta beberapa tahun lalu.

Baca Juga:  Polri: Jangan Sampai Kita Jadi Korban, Tapi Pemutus Penyebaran Covid-19

Sebagai kamuflasenya, lanjut Pandra, pelaku membuat bunker ukuran 3 x 2 meter dan kedalaman 1 meter untuk tempat merakit bom dan senjata api dan menyimpan di dalam bunker tersebut. Bunker ini memang didesign sedemikian rupa dan dibuat digenangi air. “TB untuk menutupi identitas aslinya, dikenal oleh warga sekitar dengan sebutan Udin Bebek karena pelaku memiliki usaha ternak bebek,” tambahnya.

Pandra juga menjelaskan, ditemukannya senjata api laras panjang yang berada dalam bunker dan digenang air gunanya sebagai peredam suara, ditambah dengan suara bebek yang ia ternakan. “Itu pasti warga sekitar tidak mencurigainya, karena Upik Lawanga dikenal sebagai peternak bebek semenjak tahun 2013 sampai sekarang di tempat itu,” pungkasnya. BoRnok – Lampung Tengah

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
3
+1
0
+1
1