Heboh Dugaan Pemalsuan Kualitas Beras BPNT di Purbalingga, Terkuak Ulah Oknum Pemain

 119 total views

Bhayangkaranusantara.com,-Praktik pemalsuan kualitas komoditi beras untuk bantuan pangan non tunai (BPNT) diduga ditemukan di beberapa kecamatan di kabupaten Purbalingga.

Komoditi beras dan telor yang didistribusikan ke e-warong dan KPM sudah dalam bentuk Paket/kemasan, hal ini berpotensi dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan kecurangan dan diduga ada pengkondisian, padahal dalam aturan Pedum dan Juknis BPNT sembako 2018, 2019 dan 2020 dilarang adanya pemaketan komoditi beras dan telor. Diduga ada beberapa distributor/supplier bermain kuantitas, kualitas dan juga mutu sehingga merugikan KPM.

Baca Juga:  Pembangunan Rabat Beton di Hula Timbaan, Kabupaten Simalungun Bermasalah?
Baca Juga:  Klaten Belum Aman Covid-19, Hari Ini Lima orang Positif Terkonfirmasi, Tiga Orang Sembuh

“Menyikapi fenomena terkait kejanggalan-kejanggalan yang di temukan dilapangan kami meminta agar pihak-pihak terkait memberikan hak penuh KPM, dan kami menolak kong kalikong pihak terkait dalam pelaksanaan BPNT di wilayah kami. Mari kita bersama-sama menolak penggantian beras dan telor yang tidak sesuai nominal E-Warung.” ungkap (TS) warga di kabupaten Purbalingga.

Untuk mengetahui ada tidaknya unsur pelanggaran dalam hal penyaluran sembako BPNT di Purbalingga perlu ada investigasi independen, audit dan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran BPNT sehingga tidak menimbulkan dugaan, pertanyaan dan juga keresahan dari masyarakat khususnya bagi warga penerima bantuan/KPM.
(Tri)

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0