Hadapi Covid-19, IAD Sulut Bantu APD untuk Paramedis di Singgah Manado | Bhayangkara Nusantara

Hadapi Covid-19, IAD Sulut Bantu APD untuk Paramedis di Singgah Manado

 60 total views

SETELAH meresmikan dan melaksanakan kegiatan Dapur Sahabat Adhyaksa Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut untuk menyediakan makanan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, di hari yang sama, Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 12.00 WITA, Ketua IAD Wilayah Sulut juga memberikan bantuan kepada paramedis.

Ketua IAD Wilayah Sulut, Nurhayati Andi Muh Iqbal Arief menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) di Rumah Singgah Covid-19 di Manado, bertempat di Taman Kanak-Kanak (TK) Adhyaksa VIII Manado.

APD diserahkan langsung Ketua IAD Wilayah Sulut kepada Direktur RSUD Provinsi Sulut dr. Greity Ingrit Giroth, M. Kes yang juga penanggung jawab Rumah Singgah (Isolasi) Covid-19 Unit Diklat dan Unit Pusat Krisis Kesehatan Manado.

Penyerahan juga disaksikan Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH, MH, Wakajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH, MH, para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator, Pengurus dan Anggota IAD Wilayah Sulut.

Penyerahan APD tersebut untuk menghadapi penyebaran Covid-19 bagi Tenaga Medis di Rumah Singgah yang selama ini menjadi ujung tombak untuk perangi kasus Covid-19 di Kota Manado.

Kegiatan bantuan APD ini terpampang spanduk bertuliskan “IAD Wilayah dan IAD Daerah Sulut Berbagi APD”, “Bersama Kita Bisa Melawan Covid-19”

Dalam sambutannya Ketua IAD Wilayah Sulut, Nurhayati Andi Muh Iqbal Arief mengatakan, bantuan APD ini adalah salah satu kegiatan IAD Wilayah Sulut dan IAD Daerah di Bidang Sosial.

APD yang diserahkan ini merupakan sumbangan dari beberapa ibu Ketua IAD Daerah, yang selanjutnya disampaikan ke Rumah Singgah di Manado.

“Saat ini kami serahkan langsung kepada Penanggungjawab Rumah Singgah untuk penggunaannya, mudah-mudahan bermanfaat untuk paramedis yang bertugas saat ini menghadapi Covid-19 di Manado,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemdes Jeringo Lakukan Percepatan, Tetapkan APB Desa Tahun 2021 Lebih Awal

Selanjutnya dr. Greity Ingrit Giroth, M. Kes mengatakan, menghadapi pandemi Covid saat ini, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, baik bagi garda terdepan, bagi para pejuang maupun bagi mereka yang terdampak Covid-19.

Ditambahkan, penggunaan APD ini untuk paramedis yang ada di Rumah Singgah dalam rangka mereka melaksanakan tugas untuk safety, baik bagi mereka sendiri maupun untuk mereka yang dilayani.

Saat ini di Rrumah Singgah ada sekitar 50 orang yang masih diisolasi dan secara kumulatif telah mengisolasi ODP sebanyak 102 orang sebagian sudah kembali ke keluarga mereka masing-masing, sudah menjalani masa isolasi sebanyak 14 hari dan sudah melakukan rapid tes sebanyak 2 kali. Mereka yang diisolasi selama ini adalah pelaku perjalanan dari luar negeri dan dari luar daerah. Bert – Sulut

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1