Gebyar Pendidikan di Kota Tomohon, Walikota: “Lebih dari Setahun Kita Berjuang di Tengah Pandemi”

 88 total views

GEBYAR Pendidikan di Kota Tomohon dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dihadiri Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH dan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE di Aula Bukit Inspirasi, Kamis (6/5/21).

“Sudah lebih dari setahun kita berjuang di tengah pandemi ini, tapi semangat belajar anak-anak kita tidak pernah redup,” kata Walikota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, SH dalam sambutannya.

Caroll mengatakan, mimpi mereka (anak-anak) untuk meraih masa depan yang cerah senantiasa hidup di dalam tekad dan kerja keras para guru yang tidak pernah lelah mendidik mereka di tengah segala keterbatasan yang ada.

Baca Juga:  Orasi Politik Calon Gubernur Sulut CEP, Ini Janjinya Jika Terpilih
Baca Juga:  Hari Ini, Bupati Purbalingga Canangkan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Walikota Caroll mengatakan, kegiatan gebyar pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional ini menjadi momentum bagi kita untuk bangkit dalam semangat “serentak bergerak, wujudkan merdeka belajar”.

Pemerintah Kota Tomohon, terus berupaya melakukan lompatan besar mewujudkan Tomohon sebagai Kota Pendidikan bagi semua kalangan masyarakat, melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Menjadi cita-cita kita bersama mewujudkan Tomohon sebagai kota destinasi pariwisata dunia, ditunjang dengan sarana pendukung dan fasilitas pendidikan profesional,” tanbahnya.

Baca Juga:  Tinjau Akses Jalan via Kinilow-Tinoor, Walikota Tomohon: Untuk Kepentingan Masyarakat Umum

Untuk itu, lanjutnya, bukan suatu hal mudah bagi seluruh siswa dan guru untuk menempuh kegiatan belajar mengajar secara daring, terlebih bagi yang memiliki keterbatasan sarana dan prasana.

“Karena itu, memperingati hari pendidikan nasional tahun 2021 ini, setelah melalui suatu kajian yang seksama dengan melibatkan satuan tugas penanganan Covid-19 dan berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang panduan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Maka telah diputuskan untuk kembali menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan PAUD, SD dan SMP di Kota Tomohon,” ungkap Walikota.

Kebijakan ini, kata Walikota, kiranya mendorong tercapainya ketuntasan belajar dan membangkitkan semangat belajar anak-anak. Terkait hal ini dinas pendidikan harus mengawasi proses pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan dan memastikan protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Menurutnya, dunia pendidikan harus siap melakukan lompatan besar untuk melakukan transformasi pembelajaran bagi semua siswa dan oleh semua guru. “Kita memasuki era baru untuk membangun kreativitas, mengasah skill siswa, dan peningkatan kualitas diri dengan perubahan sistem, cara pandang dan pola interaksi kita dengan teknologi. Kita perlu untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa saja yang perlu diperbaiki ke depan,” imbuhnya.

Walikota mengatakan, pendidikan yang berkualitas akan melahirkan manusia-manusia hebat, melalui peningkatan peran lembaga pendidikan sebagai sarana dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan peningkatan peran keluarga sebagai basis utama pembentukan karakter dan kepribadian.

Di satu sisi, pemerintah juga mendorong peningkatan kampanye publik melalui berbagai media untuk menumbuhkan etos belajar, semangat berkarya, daya juang, sikap antikorupsi, orientasi mencari ilmu, hidup toleran dan menjaga harmoni sosial di dalam masyarakat majemuk.

Baca Juga:  Walikota Tomohon Seriusi Upaya Perlindungan Perempuan Terhadap Tindak Kekerasan

“Selanjutnya atas nama pemerintah, saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan pendidikan terutama kepada ibu bapak guru, para orangtua siswa, pegiat literasi, para tokoh pendidikan, tokoh agama, insan pers dan seluruh pemerhati pendidikan, yang di masa pandemi ini tak pernah lelah menyalakan mimpi, memberikan inspirasi, membuka jalan terang bagi masa depan anak-anak kita agar menjadi manusia cerdas dan berkarakter,” ucapnya.

Pada kesempatan ini juga diadakan pelantikan Drg. Jeand’Arc Senduk – Karundeng sebagai Bunda PAUD Kota Tomohon dan Ketua Kelompok Kerja Bunda PAUD Kota Tomohon Eleonora Lumentut-Sangi.

Dalam sambutannya, Drg Jeane d’arc Senduk-Karundeng selaku Bunda PAUD Kota Tomohon mengatakan hal yang sama dengan walikota bahwa pendidikan yang berkualitas akan melahirkan manusia-manusia hebat.

“Tentunya melalui peningkatan peran lembaga pendidikan sebagai sarana dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan peningkatan peran keluarga sebagai basis utama pembentukan karakter dan kepribadian,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, pemerintah juga telah mendorong peningkatan kampanye publik melalui berbagai media untuk menumbuhkan etos belajar, semangat berkarya, daya juang, sikap antikorupsi, orientasi mencari ilmu, hidup toleran dan menjaga harmoni sosial di dalam masyarakat majemuk.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon sendiri sudah berusaha menjabarkan kebijakan pendidikan agar sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Tomohon di bawah pimpinan Walikota Caroll Senduk, SH dan Wakil Walikota Wenny Lumentut, SE.

Pada kesempatan juga dilaporkan tentang perkembangan Pendidikan di Kota Tomohon, di antaranya

1. Sehubungan dengan masa pandemi maka satuan Pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, PKBM dan SKB selama 1 tahun melaksanakan pembelajaran Daring, Luring, Guling. Pembelajaran daring dilaksanakan dengan menggunakan media SMS, WA, Zoom, Google Class Room, Portal Rumah Belajar, Aplikasi Ruang Guru, dan media pembelajaran lainnya. Guru-guru juga secara khusus mendapat pembekalan PJJ melalui Bimtek terbatas, Webinar Digital Learning, Pelatihan dari RuangGuru, dan pelatihan Kelompok Kerja Guru (KKG).

2. Dalam menopang Pembelajaran Jarak Jauh 99% sekolah telah memiliki 1 set media video conference untuk pembelajaran jarak jauh yang dibiayai melalui dana BOS, dan 12 sekolah negeri yang tidak mampu membiayai lewat dana BOS diberikan melalui dana APBD.

3. Dalam menopang PJJ sebagian 96 persen sekolah telah memiliki jaringan internet terpasang.

4. Tentang sertifikasi triwulan 1 tahap 1 sebesar Rp. 3.385.618.990,- tanggal 29 April sudah dibayarkan. Sisanya menunggu SK Menteri. Jumlah penerima 569 dengan Total Rp. 6.821.915.400,- guru TK,SD, SMP, dan Pengawas.

5. Terkait dimulainya Pembelajaran Tatap Muka terbatas, dilaporkan sesuai aplikasi Daftar Periksa dan dinyatakan siap sebanyak 20 TK, 48 SD, Dan 20 SMP.

6. Telah dilakukan vaksinasi terhadap 1.524 pendidik dan tenaga kependidikan sebagai salah satu prasyarat dimulainya pembelajaran tatap muka terbatas.

7. Terkait dengan kegiatan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dalam Simak Budaya Torang antar kabupaten/kota. Tomohon memperoleh hasil di antaranya, Apresiasi Desa Budaya Kelurahan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur, Juara 1 Lomba Tradisi Lisan an. siswa SMP Negeri 4 Tomohon, Juara 2 Musik Tradisional Kolintang an. Sanggar Ma’zani Rumah Budaya Nusantara, dan Juara 3 Musik Tradisional Kolintang an. Sanggar Bintang Samudera SMP Stella Maris Tomohon.

8. Terkait program sekolah penggerak dalam merdeka belajar Kemdikbud, Kota Tomohon akan melaksanakan sesuai Surat Kemdikbud tahun 2021 dan sampai saat ini ada 4 orang peserta seleksi guru penggerak dan pengajar praktik untuk progam ini, an. Ibu Novia Ering, M.Pd (Pengawas Sekolah), Julita Sambeka, SPd (TK Katolik St. Theresia), Elia Toding Bua,, M.Pd (SMP Negeri 1 Tomohon), dan Inggrid Senduk (TK Roda Junior).

9. Sesuai Surat Pengumuman Kemdikbud No. 8250/A3/KP/2021, Alfian Runtuwene, S.Pd Guru Honorer di SD GMIM 4 Tomohon menjadi calon guru pada satuan Pendidikan Program Community Learning Center (CLC) di Malaysia.

10. Dua sekolah di Kota Tomohon terpilih dalam Bridge Program Asia Education Fondation (AEF) Australia-Indondesia, SMP Negri 3 Tomohon, an. Marvel Bukanaung, S.Pd, Maya Budiyanto, S.Pd; SD Lentera Harapan Tomohon, an. Yulius Telaumbanua, B.Ed., S.Pd, dan Melisa Tawontju, B.Ed, S.Pd.

11. Dalam rangka mewujudkan program Cerdaskan Siswa Wajib Belajar maka diberikan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu.

12. Tahun 2021 telah mengusulkan 72 calon formasi guru P3K dari Kota Tomohon. Terkait hal itu, Kemdikbud telah menyediakan Modul Belajar Mandiri bagi Calon Guru P3K.

Pada kesempatan itu, Walikota diminta kesediaanya untuk menyerahkan modul dimaksud pada acara ini.

Tampak hadir Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Fien Ering, SH, MH, Plt Kepala LPMP Provinsi Sulut Febri Dien, ST MInfTech, mewakili Kepala LPKA Kota Tomohon Stevi Rau, Sekretaris Dinas Capil Provinsi Sulut Drs. Wendi Karwur, MSi, mewakili rektor Unima Prof DR. Ph. Tuerah, MSi, DEA, jajaran pemerintah Kota Tomohon, para Kepala Sekolah dan Guru PAUD, SD, SMP se-Kota Tomohon dan hadirin undangan. Bert – Tomohon4

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0