Fraksi Penolak BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Informal, “musuh rakyat”

 277 total views

Bhayangkaranusantara.com,-Tomohon – Keberadaan Pekerja Sektor Informal di Kota Tomohon yang ikut menjadi perhatian Pemerintahan Caroll – Wenny, justru mendapat pertentangan dari sebuah fraksi di DPRD Kota Tomohon. Hal ini justru menjadi sebuah pertanyaan besar yang kini menghebohkan masyarakat Kota Tomohon.

Malahan, berbagai pekerja informal sangat menyayangkannya, sekaligus menganggap para anggota legislatif yang menolak tersebut adalah musuh rakyat Tomohon, akibat lebih mementingkan kepentingan politik parpol, hingga melupakan sebuah jaminan masa depan para pekerja informal yang diatur oleh pemerintah.

Baca Juga:  CS-WL Bersama Rombongan Lakukan Peninjauan Penataan Taman I LOVE TOMOHON

Terkait hal ini, saat menghubungi Ketua Fraksi PDI – Perjuangan Noldie Lengkong yang mengakui jika PDI-P sangat bersemangat melindungi kepentingan rakyat, namun menyayangkan jika faktanya ada kekuatan politik melalui sebuah fraksi tertentu yang dengan sengaja ingin merusak jaminan terhadap rakyat melalui APBD-P Kota Tomohon.

“Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di DPRD Tomohon terus mendorong adanya Jaminan Sosial untuk pekerja sektor informal yang ada di wilayah Kota Tomohon. Pekerja informal mengalami dampak berat terhadap jaminan ketenagakerjaan, apalagi selama pandemi virus corona (Covid-19),” ujar Lengkong.

Baca Juga:  Sekber PPNS Pemkab Pringsewu Diresmikan

Menurutnya, sekitar 32 ribu pekerja informal di Kota Tomohon, menjadi tanggung jawab wakil rakyat untuk memperjuangkan. Apalagi, sudah masuk pengganggaran Pemerintahan Caroll-Wenny.

“Program jaminan sosial bagi pekerja informal ini merupakan program pro-rakyat yang wajib dilindungi hak rakyat di lembaga legislatif. Apalagi menjangkau banyak lapisan masyarakat tanpa memandang warna. Program ini menjangkau banyak masyarakat Kota Tomohon dan tanpa memandang warna,” papar Lengkong yang juga Anggota Banggar DPRD Kota Tomohon.

Ref: Bert/ST Tomohon

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
1
+1
0