FGD Pra Musrenbang Penyusunan RKPD Kota Tomohon 2022 Digelar

 109 total views

FOKUS Group Discussion (FGD) Pra Musrenbang Penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kota Tomohon Tahun 2022 digelar di Lantai III MPP, Senin (29/3/21).

Walikota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, SH melalui Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Jemmy Ringkuangan, AP, MSi dalam sambutannya mengatakan, Rakor Perencanaan Pembangunan Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon tahun 2022 dalam format FGD yang dilaksanakan saat ini merupakan forum pemantapan persiapan pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kota untuk sinergitas program dan kegiatan pembangunan di Kota Tomohon.

Diharapkan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang akan disusun dapat menjamin tercapainya keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) yang terdiri dari Kebijakan Umum APBD (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) serta Rencana Kerja Anggaran (RKA) perangkat daerah.

Baca Juga:  Akhirnya, Program Kemanusiaan Dana Duka CSWL Terealisasi, Ini Fakta
Baca Juga:  Tomohon Punya Fasilitas Olahraga Standar Internasional, Kualitasnya Jadi Kebanggaan

“Saya berharap rencana program dan kegiatan yang akan termuat dalam dokumen RKPD nantinya harus bersinergi dengan tema, sasaran prioritas, rencana program aksi pembangunan yang disepakati, serta memperhatikan berbagai pokok-pokok pikiran dari para pemangku kepentingan, begitu juga pokok-pokok pikiran DPRD,” ujarnya.

Dalam rangka menuntaskan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, perangkat daerah terkait diharapkan dapat mengakomodir usulan masyarakat secara efektif, cermat dan terencana dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.

Oleh karena itu diperlukan peran aktif dari setiap delegasi kecamatan yang hadir untuk memberikan usulan-usulan dari masyarakat berdasarkan hasil musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan yang sudah diinput dalam sistem SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah) yang merupakan aplikasi langsung dari Kementerian Dalam Negeri RI.

“Karena tahapan penyusunan dokumen RKPD Kota Tomohon tahun 2022 saat ini sudah berbasis elektronik (e-Planning) termasuk e-Pokir atau pokok-pokok pikiran DPRD yang juga diinput dalam aplikasi SIPD,” ungkap Jemmy.

Ia mengatakan, kesempatan ini adalah saat yang tepat dalam memberikan masukan dan memilih program dan kegiatan serta skala prioritas. Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta untuk pro aktif dalam forum ini, agar dalam menentukan skala prioritas lebih mengedepankan kepentingan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Tentunya juga harus disesuaikan dengan visi dan misi serta program unggulan dari Walikota dan Wakil Walikota Kota Tomohon. Karena hanya dengan totalitas dan komitmen yang tinggi dengan melibatkan seluruh kelompok dan lapisan masyarakat, maka kita akan dapat mewujudkan Kota Tomohon yang lebih maju, berdaya saing dan sejahtera,” jelasnya.

Walaupun sampai saat ini masih berada dalam tahun yang berat bagi Indonesia dan dunia akibat pandemi Covid-19, yang mengakibatkan krisis kesehatan dan berdampak pada melemahnya perekonomian. Namun pemerintah Kota Tomohon tetap berupaya dalam percepatan penanganan pandemi ini.

“Karena sudah menjadi prioritas kami sebagai pimpinan daerah untuk mensejahterakan masyarakat Kota Tomohon. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Kota Tomohon saat ini yaitu memanfaatkan dana pusat terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (Dana PEN),” kata Jemmy.

Kegiatan ini dihadiri melalui vidcon Anggota DPRD Kota Tomohon, Kepala Bapelitbang Daerah Kota Tomohon Drs. Daniel Pontonuwu, Narasumber DR. Stevanus Ngenget, SS, MA selaku Dekan Fakultas Pariwisata Unika De’la Salle, DR. Een Novritha Walewangko, MSc akademis Fakultas Ekonomi Unsrat, para Delegasi dari setiap Kecamatan, serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Akademis. Bert – Sulut

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0