Fenomena La Nina, Curah Hujan Meningkat, Polri Siapkan Langkah Antisipasi Bencana – Bhayangkara Nusantara

Fenomena La Nina, Curah Hujan Meningkat, Polri Siapkan Langkah Antisipasi Bencana

 218 total views,  1 views today

POLRI mulai menyiapkan sejumlah langkah guna mengantisipasi meningkatnya curah hujan akibat fenomena La Nina yang dapat menyebabkan terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah di Indonesia.

Untuk itu, Polri menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3147/XI/Ops.2.1./2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, selaku Kaopspus Aman Nusa II-2020, pada Kamis (5/11/2020).

Surat Telegram yang didasarkan pada hasil rapat melalui Vidcon pimpinan Wakapolri 4 November 2020 tentang antisipasi bencana alam dan Pilkada Serentak 2020 itu memberikan instruksi kepada seluruh Kapolda agar mulai menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, seperti koordinasi, simulasi hingga sosialisasi.

Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, dalam Surat Telegram itu diinformasikan bahwa bulan Oktober s.d November merupakan awal musim hujan yang disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina dan diprediksi puncak musim penghujan akan berlangsung pada bulan Januari sampai dengan Februari 2021.

Baca Juga:  Sambangi Dapur Umum TNI-Polri di Koramil 06/JTU, Kabaharkam Bicara Punish and Reward

“Di mana hal tersebut berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” kata Kabaharkam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/11/20).

Berkaitan dengan itu, para Kapolda diperintahkan untuk:

1. Melakukan koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi dengan Pemda, TNI, BPBD, serta stakeholder lainnya untuk memetakan daerah rawan bencana serta menyiapkan Renpam, Renkon mengacu struktur penanggulangan bencana (disaster management), Rengar, posko-posko bencana, serta melaksanakan Tactical Floor gmGame (TFG) terkait dengan penanggulangan bencana alam termasuk fasilitas penampungan korban bencana alam dan dapur umum.

2. Melaksanakan simulasi penanganan bencana bersinergi dengan TNI, Pemda, BPBD, dan stakeholder lainnya (dalam pelaksanaan dipimpin oleh gubernur untuk tingkat provinsi, walikota untuk tingkat kota, dan bupati untuk tingkat kabupaten).

Baca Juga:  HUT 65 Korp Lalu Lintas, Wakapolda Launching Kendaraan Tim Tindak Covid-19 Polda Jawa Tengah

3. Menyiapkan personel dan Sarpras guna antisipasi, evakuasi dan memberikan pertolongan kepada korban bencana alam (sebagai contoh melengkapi mobil patroli dengan peralatan untuk mengevakuasi korban banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang).

4. Melaksanakan sosialisasi dan bimbingan secara intensif dan masif kepada masyarakat terkait dengan potensi bencana alam, simulasi dalam menghadapi bencana, dan pertolongan pertama kepada setiap korban bencana alam agar masyarakat mampu melaksanakan evakuasi secara mandiri.

“Surat Telegram ini bersifat perintah untuk dilaksanakan,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto. BN01 – JAKARTA

Komentar Anda

+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0