Fakta, Pemkot Tomohon Tidak Komitmen Pada Dunia Pendidikan, Armada Ini Terabaikan

 169 total views,  2 views today

Jimmy Feidie Eman

SUDAH menjadi fakta dan tak bisa dipungkiri siapapun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon pimpinan Jimmy Feidie Eman terbukti nyata tidak berkomitmen terhadap dunia pendidikan, khususnya soal penggunaan bus sekolah yang kini terbengkalai.

Hal ini disikapi tegas Pejuang Pembentukan Kota Tomohon, Josis Ngantung, yang menyebut JFE bersama kroninya tidak menunjang dunia pendidikan terkait ketersediaan armada bus sekolah untuk meringankan masyarakat Tomohon, khususnya kalangan pelajar.

“Pembiaran ini menjelaskan jika soal pendidikan hanya dipandang sebelah mata. Pemkot Tomohon sepertinya lebih mengutamakan anggaran pada proyek-proyek fisik yang justru meninggalkan permasalahan. Terlebih lagi alokasi anggaran untuk perjalanan dinas luar daerah dengan alasan studi banding, yang sudah tidak tepat dilakukan di era 4.0 saat ini,” ungkap Ngantung baru-baru ini di Tomohon.

Baca Juga:  Puluhan Warga Desa Sinar Napalan Datangi Kantor Kecamatan, Tuntut Keadilan
Baca Juga:  Kehadiran PT. TPL di Kabupaten Simalungun tidak Diinginkan Masyarakat
Baca Juga:  Surat ke II Epe dari Sukamiskin Menjawab Respon Masyarakat Tomohon

Malahan Ngantung berpendapat jika dalam kepentingan kekuasaan JFE memperjuangkan bagian dari keluarganya untuk memimpin Tomohon, kepastian jaminan terhadap beroperasinya kembali bus sekolah dalam menunjang dunia pendidikan berpeluang terabaikan.

Padahal, konsep bus sekolah yang meringankan pelajar merupakan terobosan dari Walikota Jefferson SM Rumajar, SE yang kini ikut memberikan dukungan bagi calon dari koalisi kerakyatan CSWL untuk mewujudkan kembali hal-hal baik bagi rakyat Tomohon.

Diketahui, dari hasil investigasi beberapa tahun silam, ternyata usulan Dinas Perhubungan Kota Tomohon untuk perawatan dan operasional, selalu terpangkas oleh kepentingan lainnya. Bert – Sulut

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
2