Dulu Diabaikan Sekarang Tanaman Ini Bisa Dimanfaatkan di Gabuswetan, Untuk Apa Saja? | Bhayangkara Nusantara

Dulu Diabaikan Sekarang Tanaman Ini Bisa Dimanfaatkan di Gabuswetan, Untuk Apa Saja?

 224 total views

PERKUMPULAN Petani Penggiat Porang Nusantara (PPPN) DPC Kabupaten Indramayu gelar pelaksanaan penanaman pembukaan lahan awal dan penanaman perdana tanaman Porang di Desa Gabuswetan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (22/2/21).

Kegiatan ini dalam rangka mendorong ketahanan pangan dan pengolahan lahan yang ada di Kabupaten Indramayu. Acara ini dihadiri Camat Gabuswetan Drs. H. Masroni, Lurah Gabuswetan Hasan Efendi, dan Ketua PPPN Kabupaten Indramayu Maman Suparman beserta jajaran pengurus.

Tanaman ini, dulunya banyak diabaikan sebagai tanaman liar di pekarangan rumah. Namun kini, porang menjadi tanaman yang banyak dibudidayakan petani di sejumlah daerah. Di pasar ekspor, umbi porang yang diolah jadi tepung ini banyak dicari.

Umbi dari porang yang sering dianggap masyarakat sebagai makanan ular ini, memiliki pasar ekspor seperti Jepang, China, Taiwan dan Korea. Porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin amorphophallus muelleri. Di beberapa daerah di Jawa, tanaman ini dikenal dengan nama iles-iles.

Gabuswetan

Baca Juga:  Miris... Situasi Pandemi Corona Pejabat Tomohon Action Seremonial, Warga Sulit dapat Bantuan
Baca Juga:  Kunker di Nuha, Jayadi Nas Ingatkan Netralitas Kades di Pilkada Serentak

Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang dipakai untuk bahan baku industri untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen, dan campuran makanan.

Dikutip dari data yang dirilis Kementerian Pertanian, jika dijadikan sebagai tanaman budidaya pertanian, keunggulan porang yakni bisa beradaptasi pada berbagai semua jenis tanah dan ketinggian antara 0 sampai 700 mdpl.

Tanaman ini juga relatif bisa bertahan di tanah kering. Umbinya juga bisa didapatkan dengan mudah, sementara tanamannya hanya memerlukan perawatan yang minim.

Camat Gabuswetan Drs. H. Masroni mengatakan, pihaknya sangat mendukung apa yang dilakukan PPPN Indramayu. “Justru ini sangat baik,” katanya.

Masroni mengatakan, apa yang dilakukan Pemdes Gabuswetan dalam penyediaan lahan yang tidak produktif ini untuk dijadikan lahan pembudidayaan Porang perlu sangat mendukung.

“Selain dapat meningkatkan PAD juga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat yang mau juga membudidayakan tanaman Porang,” ucapnya,

Baca Juga:  Panitia Pilkada Kabupaten Boyolali Wajib Rapid Test

Menurutnya, awal penanaman Porang oleh PPPN Indramayu di Kecamatan Gabuswetan ini harus bisa berkembang di kecamatan dan desa lain di Kabupaten Indramayu.

Sementara Ketua DPC PPPN Indramayu, Maman Suparman mengucapkan terima kasih kepada para pengurus PPPN Indramayu, Camat Gabuswetan, Pemdes Gabuswetan dan masyarakat yang sudah mendukung untuk program budidaya Porang ini.

“Semoga apa yang dilakukan DPC PPPN Indramayu dapat membuka peluang peningkatan ekonomi juga bagi para petani di Kabupaten indramayu,” ucap Maman Suparman.

Harapan PPPN dengan adanya lahan tidur yang tidak dimanfaatkan ini, akan diubah menjadi lahan yang produktif. “Semoga saja masyarakat bisa menjadi petani Porang yang sukses,” kata Ketua PPPN DPC Gabuswetan tersebut.  Atim Sawano – Indramayu

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0