Dukung Program Kapolda NTB Kampung Sehat Jilid 2, Kades Satu Miliar: “Orientasi Jeringo Bukan untuk Juara”

 674 total views

PEMERINTAH Desa Jeringo, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat gencar melakukan berbagai macam terobosan dan inovasi untuk mendukung program Kapolda NTB “Kampung Sehat Jilid 2”, mulai dari edukasi tentang protokol kesehatan hingga membangun desa wisata berbasis kearifan lokal.

Kepala Desa Jeringo, Sahril, SH mengatakan, dalam membangun desa dan daerah dibutuhkan partisipasi seluruh warga masyarakat untuk mewujudkan program Kampung Sehat tersebut.

Kampung Sehat Jilid 2

Baca Juga:  Polda NTB Tancap Gas, Batalyon Vaksinator Covid-19 Siap Gerak untuk Vaksinasi Tahap III
Baca Juga:  BLT-DD Terlambat Disalurkan, Kades Jeringo Minta Maaf Kepada Warganya

“Membangun desa dan daerah dibutuhkan peran serta seluruh lapisan warga masyarakat untuk bersama bangun sinergitasnya,” ungkapnya.

Sahril menambahkan, desa yang dipimpinnya itu tengah mencoba membangun desa wisata yang berbasis kearifan lokal sehingga warga masyarakat mampu melestarikan lingkungannya

“Menjaga pola hidup sehat terlebih mendukung program Kampung Sehat Jilid 2 yang dicanangkan Kapolda NTB melalui kapolres hingga kapolsek,” ucapnya.

Selain itu, Kades Satu Miliyar ini mengaku, mendukung penuh program Kapolda NTB Kampung Sehat Jilid 2 untuk berinovasi menjadikan Desa Jeringo menuju Kampung Sehat Sejahtera dan terbebas dari Covid-19.

Baca Juga:  Sampaikan LKPPD dan LPPD, Sahril, SH: Pemdes Jeringo Terapkan Sistem Good Governance

“Desa Jeringo orientasinya bukan untuk juara, tapi untuk edukasi kepada masyarakat agar peran partisipatif masyarakat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan kampung atau dusun di wilayah masing-masing bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Pemerintah Desa Jeringo mencoba memberikan edukasi kepada warga masyarakat Jeringo tentang penerapan protokol kesehatan dengan cara mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak tidak befkerumuman dan membatasi kegaiatan sosial warga masyarakat.

Adapun melalui Desa Wisata berbasis kearifan lokal ini, Pemerintah Desa Jeringo yakin mampu menjadi desa yang inovatif dan sehat sejahtera agar bisa menjadi desa wisata mandiri.

“Kami mengajak warga masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai media tanam, mulai sayur mayur hingga tanaman hias yang memiliki nilai ekonomis,” ujarnya

Warga masyarakat Jeringo kini sudah mulai melakukan cocok tanam, mulai memakai media hidroponik dan media tanam lainnya, sehingga kebutuhan masyarakat tercukupi, tidak berpengaruh dengan kelangkaan hingga kenaikan harga bahan pokok di pasar.

Baca Juga:  Naik Tingkat, Posisi Pejabat Utama di Polresta Cirebon Berubah

“Intinya kami mendukung penuh apa yang dilakukan warga masyarakat kami selagi hal itu postif, dari masyarakat dan untuk masyarakat,” tutupnya. Shr – NTB

Komentar Anda
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0