Dua Hari Diguyur Hujan, Manado Banjir Longsor, Polri Berduka Anggotanya Tewas Tertimbun Tanah | Bhayangkara Nusantara

Dua Hari Diguyur Hujan, Manado Banjir Longsor, Polri Berduka Anggotanya Tewas Tertimbun Tanah

 1,822 total views

DUA hari Kota Manado, Sulawasi Utara dan sekitarnya diguyur hujan dan angin yang cukup kencang. Akibatnya, bencana  banjir dan longsor terjadi di beberapa titik di daerah Kota Manado sampai menelan korban jiwa.

Dalam musibah tersebut, duka mendalam dirasakan segenap jajaran Polda Sulut. Pasalnya anggota Polsek Tikala Polda Sulut bernama Aiptu Kifny Kawulur (49) ikut menjadi korban, tewas setelah tertimbun tanah.

Diketahui, Aiptu Kifny Kawulur saat itu sedang memperbaiki dapur rumah yang kemasukan air. Namun saat memperbaiki dapur yang bocor, naas menimpanya. Tak disangka, tebing di belakang rumahnya tiba-tiba miring akibat longsor dan menerjang rumah anggota polisi yang dikenal baik semasa hidup ini.

Korban 1 Keluarga di Perkamil Manado
Baca Juga:  Komplek UPT Logam Purbalingga Terbakar, Satu Orang Tewas Satu Lainnya Luka, Sempat Terdengar Ledakan Keras

Sontak warga yang mendengar bunyi keras tanah longsor kemudian mendekati lokasi. Warga bergerak cepat mengeluarkan korban yang masih berada di balik puing-puing rumah dan tanah longsor.

Korban di Jalan Sea Malalayang Satu Manado

Setelah sekira 30 menit menyingkirkan reruntuhan rumah, korban berhasil dievakuasi oleh warga. Tim dokter kepolisian yang sementara melakukan kegiatan patroli langsung menuju lokasi dan melakukan pertolongan pertama. Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Manado dengan menggunakan mobil ambulan.

Namun sayangnya, upaya tim dokter menyelamatkan nyawa korban tidak berhasil. Anggota Polri itu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. “Korban sudah meninggal dunia. Selamat jalan Iptu Kifny Karwur,” kata petugas.

Hujan yang tak menentu hingga Sabtu (16/1) sekitar pukul 17.00 Wita di Kota Manado juga berdampak terjadinya tanah longsor di Kelurahan Perkamil, Kecamatan Paal Dua Manado yang menimpa sebuah rumah.

Informasi yang diterima media ini di lapangan, tiga warga antara lain Fanny Poluan (50), Armi Lorens (43) dan Chelsea terjebak dalam longsor meninggal dunia.

Sementara tanah longsor yang terjadi di Jalan Sea Malalayang 1 Barat Kota Manado Sabtu (16/1) sore menimpa rumah warga. Sedikitnya ada tiga korban antara lain Kevin (40) selamat dan telah dievakuasi, selanjutnya Meyni Pondaag (62) meninggal sudah berhasil dievakuasi dan San Hasan (30) dalam proses pencarian.

Pencarian korban tertimbun longsor
Baca Juga:  Hujan Lebat, Indomart Pasar Wanguk Ambruk Diterpa Angin Kencang

Kepala Basarnas Manado Sinaga membenarkan peristiwa bencana tanah longsor menelan korban terjadi di riga lokasi, yaitu Jalan Sea Malalayang 1 (satu) Barat, Komp Aspol Paal 4 dan di Perkamil Manado. Bert – Sulut

 

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
3