Ditungguin Kapolsek di Rumah Korban, Debt Colector Gadungan Ini Langsung Dibekuk | Bhayangkara Nusantara

Ditungguin Kapolsek di Rumah Korban, Debt Colector Gadungan Ini Langsung Dibekuk

 379 total views

KANITRESKRIM Polsek Way Pengubuan bersama anggota tangkap FDA alias Desmon (21), debt colector gadungan yang mengaku dari leasing MCF saat menagih hutang kepada konsumen, Minggu (21/2/21) sekira jam 14.00 Wib.

Pihak Polsek mengatakan, pelaku diketahui merupakan warga Lingkungan 01 RT/01 RW 01, Kelurahan Komring Agung, Kabupaten Lampung Tengah.

Kapolsek Way Pengubuan Iptu M Ali Mansur mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH bergerak ke rumah korban setelah menerima laporan korban Arifin H (41), warga Dusun 04 RT/019 RE 004 Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Pelaku ditangkap berdasarkan Nomor Laporan: LP/26-B/ II/2021/Polda LPG/Res Lamteng/Sek Way Ubu Tanggal 21 Febuari 2021.

Pihak Polsek mengatakan, pelaku diketahui merupakan warga Lingkungan 01 RT/01 RW 01, Kelurahan Komring Agung, Kabupaten Lampung Tengah.

Baca Juga:  Kapolres Lampung Tengah Launching dan Pembinaan KTN di Kelurahan Banda Jaya Barat
Baca Juga:  Satreskrim Polres Luwu Timur Ungkap Kasus Tindak Pidana Curat, Pelakunya Terekam CCTV

Kapolsek mengungkapkan, modus pelaku dengan meminta uang tagihan angsuran kepada korban dan korban transfer uang sebesar Rp. 850.000 kepada pelaku pada Kamis (31/12/20) sekira jam 13.34 Wib.

Pelaku meminta uang tagihan angsuran kepada korban kemudian korban transfer sebesar Rp. 900.000 kepada pelaku hari Selasa (19/1/21) sekira jam 09.30 WIB.

Namun karena curiga, kemudian korban mendatangi kantor MCF dan mengecek pembayaran angsuran pada bulan Desember dan Januari. Ternyata, angsuran itu belum terbayar dan pihak MCF mengatakan kalau pelaku sudah tidak bekerja sejak Desember 2020

Kemudian pada Sabtu (20/2/21) sekira Jam 20.00 Wib, pelaku kembali menghubungi korban dan meminta uang tagihan angsuran.

Akhirnya pada Minggu, (21/2/21) sekira jam 12.40 Wib, korban bertemu dengan pelaku. Saat itu korban menyerahkan uang angsuran bulan Februari 2021 sebesar Rp. 800.000 kapada pelaku.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian uang Rp. 2.649.000 karena pelaku sudah mengambil angsuran sudah 3 bulan.

Polisi pun bergerak, tanpa diketahui saat di rumah korban, pelaku FDA sudah ditunggu langsung oleh Kapolsek, Kanitres dan anggotanya untuk melakukan penangkapan.

Saat itu juga pelaku dibekuk berikut barang bukti yang disita berupa 1 lembar bukti kwitansi serta 2 dua lembar bukti transfer.

Guna penyelidikan lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku FDA dijerat dengan pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. BoRnok – Lamteng

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
2
+1
1
+1
1
+1
0
+1
0