Dinas PUPRD Kota Tomohon dan Kontraktor Terkesan Tidak Peduli Bersihkan Matrial di Jalan

 199 total views

 

Bhayangkaranusantara.com,-Pekerjaan pembangunan Jalan dan perkerasan jalan ranowatu di kelurahan Taratara Dua, Kecamatan Tomohon Barat, dinilai dapat membahayakan pengendara lalu lintas jalur Tomohon-Tanahwangko.

Hal itu mendapat sorotan masyarakat, baik masyarakat sekitar maupun para pengendara yang melewati jalur tersebut.

Bahkan, foto-fotonya sempat viral di media sosial Facebook. Dalam foto tersebut menunjukkan jalan licin akibat hanyutnya tanah yang di gusur, pada samping jalan.

Baca Juga:  Tagihan Listrik Bulan Ini Melonjak di Sulselbar, Ini Penjelasan PLN
Baca Juga:  Bupati Luwu Timur Layangkan Surat ke PT. Vale, Isinya 11 Poin Isu Strategis Terkait Ini

Ketika dikonfirmasi, Senin (27/09/2021), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Alfrits Rares mengatakan, dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas), mereka telah menyiapkan papan peringatan “hati-hati ada pekerjaan”.

“Jadi, ketika sudah ada papan peringatan di dua sisi jalan, masyarakat pengendara harus berhati-hati,” ucapnya.

Tetapi yang diinginkan masyarakat, ketika turun hujan deras, kemudian tanah yang hanyut dari atas sampai di jalan raya, harus dibersihkan oleh penanggung jawab pekerjaan tersebut.

Laporan masyarakat kepada media ini, tidak ada tindak lanjut dari pihak Kontraktor dan Dinas PU Kota Tomohon. Bahkan yang datang untuk membersihkannya adalah inisiatif dari perangkat Kelurahan Taratara Dua.

Pesan masyarakat untuk pihak yang pelaku kegiatan pekerjaan agar ketika melaksanakan pekerjaan harus bertanggung jawab untuk dapat membersikan matrial yang hanyut tersebar di ruas jalan agar mengantisipasi hal-hal yang bisa menyebabkan kecelakaan.

Ref: Bert/ Edzar

 

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0