Diguyur hujan lebat selama 2 hari sejumlah Wilayah di Sangihe Terendam Banjir,Warga harus Mengungsi Secara Darurat

Bhayangkara Nusantara Bhayangkara Nusantara

Bhayangkara Nusantara

Curah hujan tinggi dengan volume yang panjang selama ( dua hari)kembali melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, cuaca ekstrim ini menyebabkan banjir merendam sejumlah Kampung. Sementara terpantau beberapa wilayah yang terdampak banjir meliputi Kampung Laine di Kecamatan Manganitu Selatan serta sebagian wilayah Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, pada Minggu(21/1/2024).

Banjir terjadi sejak Minggu ( 21/01-2024) Masyarakat setempat terpaksa mengungsi secara darurat ke tempat-tempat yang lebih tinggi sejak Minggu sore . Kapitalaung Kampung Laine,Alci Lahonda yang dikonfirmasi sejumlah wartawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya,hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari membuat air naik secara signifikan,mencapai ketinggian 80-100 cm pada sore hari sekitar jam 15.00wita hingga malam hari.

“Sejak awal kejadian,kami sudah memberitahu masyarakat untuk segera mengungsi ke dataran yang lebih tinggi .Gereja dan kantor Kapitalaung menjadi tempat-tempat pengungsian, dan yang diprioritaskan sejumlah warga lansia serta warga masyarakat yang sedang sakit dan mendapatkan perhatian khusus dengan dibantu oleh Babinsa TNI bersama relawan lainnya,” kata Kapitalaung ( kades)

Sementara untuk wilayah Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, dilaporkan bahwa 8 unit rumah terendam dan ruas jalan Kampung Salurang menuju Pintareng tidak dapat dilalui oleh kendaraan alias lumpuh total.
Asisten I Pemerintahan pemkab Sangihe,Johanis Pilat, menyatakan bahwa pemerintah daerah mempersiapkan tim reaksi cepat penanggulangan bencana Kabupaten untuk melakukan konsolidasi di wilayah terdampak,” Tim sedang mengkonsolidasi untuk mempertimbangkan perencanaan respon ke wilayah terdampak,” kata Pilat. Pada Senin ( 21/01) di Tahuna.

Adrianto Sangihe

Komentar Anda
Baca Juga:  Temui PJ Bupati , CEO Lippo Grup bakal bangun klinik kesehatan dan tunjang sektor pendidikan di Sangihe.