Diduga Mobil Dirampas Dept Colektor Nasabah Histeris.

 877 total views

Bhayangkara Nusantara .com.Indramayu ,3/11/ 2021 Perusahaan Pembiayaan BFI finance Indonesia, cabang Indramayu, yang berada dijalan Sleman Lor, Kecamatan Jatibarang, di duga merampas satu unit mobil tipe Xenia milik salah satu nasabah di daerah Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa barat.(3/11/2021)

Seperti diungkapkan oleh Wastinih, selaku nasabah yang melakukan peminjaman dana sebesar Rp.30 juta dengan menjaminkan Dokumen Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) ke PT BFI finance Indramayu pada pertengahan Juni 2021.

Baca Juga:  Heboh Dugaan Pemalsuan Kualitas Beras BPNT di Purbalingga, Terkuak Ulah Oknum Pemain

Kejadian bermula saat mobil nasabah tersebut dipinjam untuk berpergian ke wilayah Cirebon oleh seorang keluarga nasabah .

Ditengah perjalanan,di berhentikan oleh oknum yang mengaku sebagai Dept Colekir dan di minta secara paksa oleh pelaku yang di duga seorang Dept Colektor yang saat identitas maupun Informasi sebelumnya dari pihak perusahaan. Pada Selasa (02/11/2021).

“Saat itu mobil saya sedang dipinjam oleh supir. Namun, saat dibawa supir mobil yang telah dirampas secara paksa oleh pihak perusahaan. San sebelumnya pun pihak perusahaan tidak ada koordinasi maupun memberikan informasi jika akan dilakukan penarikan unit”, Ujar Wastinih saat dimintai keterangan oleh Demokratis.

Dari peristiwa itu, nasabah atas nama Wastinih sangat berharap agar pihak perusahaan dapat menyelesaikan secara justice restoratif dan bisa memberikan hak-hak Wastinih selaku konsumen.

Baca Juga:  Anggota Dewan PKS Tolak Rencana Pemerintah Ubah Skema Penyaluran Gas 3 Kg

Sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Adalah setiap orang perseorangan atau badan usaha, baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum yang didirikan dan berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian penyelenggaraan kegiatan usaha dalam berbagai bidang ekonomi.

Belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun pimpinan perusahaan dengan adanya sengketa masalah tersebut. Bahkan pihak keluarga dan sejumlah wartawan masih menunggu jawaban maupun respon dari pihak perusahaan untuk dilakukan wawancara.

Dalam hal ini masih saja banyak Oknum atau Begal Jalanan yang mengatasnamakan Seorang Jasa Penarikan ( Dep Colector ) yang meresahkan Masyarakat luas dengan kekerasan menakut”i Debitur secara paksa sehingga timbul rasa Kecewa Pada Perusahaan tersebut dan Debitur mengharapkan ada suatu Proses hukum Di Indonesia ini untuk Para Begal Jalanan agar tidak lagi meresahkan para Debitur padahal sudah ada UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen @ Atim Sawano Sp Kabiro BN Indramayu

Komentar Anda
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0