Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Seorang SantriTewas di Masjid At Taqwa Kinilow

TOMOHON,– Warga Pondok Pesantren Hidayatulah Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon sontak dibuat geger, lantaran sekitar pukul 03:45 Jumat 29 September, tadi pagi ditemukan mayat yang diduga bernama Aman Indra (45) , santri Hidayatulah yang sudah tewas dengan bersimbah darah di kepala dan posisi tertelengkup di depan Masjid AT Taqwa.

Diduga kuat korban yang mengenakkan baju kemeja kotak merah, celana pendek garis kotak putih hitam dengan menggunakan sarung, diduga tewas setelah dianiaya dengan menggunakan kunci Inggris átau pipa lantaran terdapat luka di bagian kepala tepat diatas telinga kiri, serta barang bukti kunci “Inggris”.

Berdasarkan informasi yang dirangkum media ini okasi kejadian, Korban Aman Indra pertama kali ditemukan Pak Rahmat (70-an),  warga Kinilow yang tiba di Masjid sekitar pukul 03:45 untuk Sholat Subuh, betapa terkejutnya dia melihat korban bersimbah darah terkapar tak bernafas, dan langsung memberitahukan kepada pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah.

“Yah saya sampai terkejut melihat ada orang tertidur didepan masjid dengan sekujur tubunya berlumuran berdarah, saya langsung hubungi Imam Masjid,” akunya.

Sementara itu menurut Pak Fahruddin Hulalata (60-an) Imam Masjid At-Taqwa Ponpes Hidayatullah, jika korban Aman Indra tersebut adalah santri setempat, dan adalah pemilik toko Salman Dekor yang semalam melaksanakan piket jaga malam di lingkungan Masjid bersama Sulistiyo Suatan alias Tio, (44) warga Ponpes Hidayatulah, lantaran semalam warga ponpes mengikuti acara pertemuan yayasan di Bolaang Mongondow Selatan.

“Yah saya diberitahukan oleh santri lainnya jika ada yang meninggal di depan masjid dan ketika dilihat, ternyata korban Aman Indra. Memang dia ditugaskan bersama Sulistiyo untuk jaga masjid karena warga Ponpes ada yang ke Bolsel. Dan saat ini saya tidak tahu kemana Sulistiyo pergi,” ujar Imam Masjid tersebut sembari langsung melaporkan kasus pembunuhan tersebut ke Polsek Tomohon Utara dan Polres Tomohon.

Baca Juga:  Korban Tenggelamnya Perahu di Luwu Timur Selamat, Bupati Apresiasi Tim Gabungan

Kapolres Tomohon AKBP Lerry Tutu SIK, MM membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Yah memang benar ada penemuan mayat di kompleks Masjid AT Taqwa di Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara, Kami sudah mengamankan TKP dan melakukan penyelidikan termasuk juga akan melakukan Visum kepada korban. Untuk Motif belum diketahui tetapi  untuk kepentingan penyelidikan juga, polisi masih mencari lelaki yang bersama dengan korban saat melakukan piket,” tuturnya.

Disisi lain, menurut salah satu rekan kerja baik dari korban Aman Indra dan Tersangka Sulistio,  mengatakan jika mereka dalam kehidupan setiap hari, tidak ada pertengkaran atau ada cek cok.

“Sepengetahuan saya keduanya sering bercanda gurau dan terlihat akrab. Tersangka sendiri Sulistiyo terakhir bekerja sebagai pengantar air isi ulang, dan terkadang juga memiliki tugas memperbaiki jaringan pipa air di kompleks Masjid,” tutur warga yang enggan namanya dipublis sembari mengatakan kalau yang bersangkutan memiliki orang tua di Lompake Samarinda dan Jawa Tengah. “Disini Sulistiyo telah berkeluarga dan memiliki dua orang anak,” tambahnya lagi.

Berdasarkan pantauan di TKP, selain dilantai berlumuran darah, terdapat juga di dinding bangunan depan Masjid. Selain itu Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang berada di lokasi TKP, berupa Kunci besi untuk Pipa, HP milik Korban dan sandal korban. Sementara sekitar pukul 07:17, jenasah dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk divisum . (**Red)

Komentar Anda