Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis Cara Polda Jateng Atasi Persoalan | Bhayangkara Nusantara

Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis Cara Polda Jateng Atasi Persoalan

 229 total views

KAPOLDA Jateng Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi gelar “Deklarasi Cinta Damai dan Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis”, Senin (19/10/20). Selain Kapolda Jateng, acara tersebut juga dihadiri Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi, para PJU Polda Jateng, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Rektor Undip Prof Yos Yohan Utama.

Kegiatan ini juga dihadiri para Tokoh Ormas se-Jawa tengah dan Perwakilan BEM Mahasiswa se-Jawa Tengah. Deklarasi ini menyikapi aksi unjuk rasa tolak Undang-Undang Cipta Kerja yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah, yang diduga telah disusupi provokator yang tidak bertanggung jawab hingga membuat aksi unjuk rasa menjadi anarkis dan berakibat rusaknya fasilitas umum.

Kondisi ini difasilitasi dengan mudahnya mengakses media sosial. Untuk itu Kapolda Jateng menegaskan, bila masyarakat daya tangkal terhadap provokasi-provokasinya rendah, maka akan mudah digerakkan pada aksi yang merugikan masyarakat sendiri.

“Kalau masyarakat daya tangkalnya rendah nanti akan mudah terprovokasi dan mudah digerakkan pada akasi massa yang berujung anarkis dan merugikan,” ucap Kapolda.

Oleh karena itu Polda Jateng mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi dalam bermedia sosial yang bijaksana untuk tingkatkan ketahanan sosial dan mewujudkan daya tangkal terhadap konflik sosial. “Mari kita buka kanal-kanal komunikasi untuk mempermudah masyarakat melakukan klarifikasi.” imbau Kapolda Jateng.

Di sela acara itu, Kapolda Jateng, Pangdam IV Diponegoro, Gubernur Jateng dan Rektor Undip secara simbolis memberikan rompi kepada wartawan unit Polda jateng. Ada empat perwakilan dari Media, yaitu Damar dari Trans TV mewakili Media TV, Erick dari Suara Merdeka mewakili Media Cetak, Angling dari Detik mewakili Media Online dan Tika dari RRI Semarang mewakili Media Radio.

Dengan ini, Kapolda Jateng menganggap penting untuk mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengumpulkan massa dalam jumlah besar. Bersama-sama masyarakat Polda Jateng akan edukasi tentang protokol kesehatan dan memberi teguran yang terukur pada pelanggaran yang terjadi.

“Dengan edukasi tersebut kami berharap penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan dengan giat-giat kampung siaga yang telah bantak terbetuk di seluruh Jawa Tengah,” terang Kapolda Jateng.

Baca Juga:  Kelompok Teroris JI "Go Public", Polri Bongkar Cara Mereka Cari Dana

Masih di tempat yang sama, dalam acara tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyampaikan deklarasi ini sebagai cara Jawa Tengah meyelesaikan persoalan.

“Deklarasi ini adalah bagian dari cara Jawa Tengah untuk menyelesaikan persoalan, dari Kepolisian kita juga sudah sepakat untuk memperbaiki diri, tapi juga tidak mungkin jika tidak dibantu masyarakat, maka dengan tidak ada yang saling mancing, dengan begitu aksi berjalan damai,” ucap Ganjar. Sam/Iwan – Jateng

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0