Dari Lapas Napi Asal Aceh Digiring ke Satreskoba Polres Lamteng, Ada Apa? | Bhayangkara Nusantara

Dari Lapas Napi Asal Aceh Digiring ke Satreskoba Polres Lamteng, Ada Apa?

 223 total views

SATUAN Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah (Satreskoba Lamteng) menerima serahan pelaku narkoba dari Lapas Kelas II Gunung Sugih berinisial FA alias Fauzan (47), warga Dasun H. Ibrahim Kampung Lapang Barat, Kecamatan Ganda Pura, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, Senin (22/2/21), sekira pukul 12.30 WIB.

Kasatres Narkoba AKP Hendra Gunawan, SH mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.I.K, SH menerangkan, pelaku yang masih menjalani masa hukuman (napi) ini diketahui kedapatan memiliki narkoba saat Kepala Lapas Kelas II Gunung Sugih, Kelurahan/Kecamatan Gunung Sugih, Danial bersama personil melakukan kegiatan kunjungan ke kamar warga binaan.

Saat itu petugas mencurigai gerak-gerik salah seorang warga binaan. Kemudian oleh petugas Lapas dilakukan penggeledahan pada pelaku dan barang-barang miliknya. Walhasil, ditemukan di dalam bantal guling milik pelaku satu buah dompet kecil berisikan satu kantong plastik kecil diduga narkotika jenis sabu dan satu kantong plastik berisikan 50 butir yang diduga narkotika jenis ekstasy dan satu unit HP merk Samsung.

Baca Juga:  Kembali, BNN Provinsi Bengkulu Tangkap Pengedar Barang Haram
Baca Juga:  Kejari Surakarta Gelar Pemusnahan Barang Bukti Sitaan

“Selanjutnya petugas menghubungi personil Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah dan melakukan penggeledahan sekaligus mengamankan pelaku untuk dibawa Ke Polres Lampung Tengah berikut barang buktinya,“ ujar Hendra.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku FA alias Fauzan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual menjual, membeli, menjadi perantara jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tananam dan atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman dipidana dengan hukuman penjara selama 5 sampai 20 tahun penjara. BoRnok – Lamteng

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0