Dalam Program TMMD Reg 108 Kodim 0725/Sragen Sinergi dengan Dinkes | Bhayangkara Nusantara

Dalam Program TMMD Reg 108 Kodim 0725/Sragen Sinergi dengan Dinkes

 70 total views

SATGAS TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke 108 tahun 2020 Kodim 0725/Sragen terus berupaya menyelesaikan programnya baik fisik dan nonfisik di desa desa Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.

Hari ini, Satgas TMMD menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam hal ini dari Kepala Puskesmas Sukodono, dr. Novi untuk memberikan penyuluhan kesehatan di Balai Desa Gebang Kecamatan Sukodono Sragen, Kamis (23/07/2020).

Penyuluhan kesehatan merupakan kegiatan penambahan pengetahuan  yang diperuntukkan bagi  masyarakat melalui penyebaran pesan.

Tujuan kegiatan penyuluhan kesehatan yaitu untuk mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi prilaku masyarakat baik secara individu ataupun kelompok dengan menyampaikan pesan.

Penyuluhan kesehatan merupakan gabungan dari berbagai kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip-prinsip belajar, sehingga harapannya dengan adanya penyuluhan kesehatan dapat membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya pola kehidupan yang sehat.

Sasaran penyuluhan kesehatan yaitu mencakup individu, keluarga, kelompok dan masyarakat. Penyuluhan kesehatan pada individu biasanya dilakukan di rumah sakit, klinik, puskesmas, posyandu, keluarga binaan dan masyarakat binaan.

Materi atau pesan yang disampaikan dalam penyuluhan kesehatan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat. Sehingga materi atau pesan dapat dirasakan langsung manfaatnya.

Untuk menyampaikan pesan atau  materi penyuluhan kesehatan biasanya bahasa yang digunakan ialah bahasa yang mudah dimengerti, sehingga tidak terlalu sulit untuk dimengerti oleh sasaran atau objek penyuluhan kesehatan.

Media merupakan salah satu sarana yang penting dalam penyuluhan kesehatan, Media yang biasanya digunakan dalam penyuluhan kesehatan seperti media cetak, media elektronik, dan media luar ruang.

dr. Novi juga menyinggung masalah New Normal, dia mengatakan, dimasa pandemi Covid-19 yang memasuki era New Normal, bukan berarti kehidupan kembali bebas seperti dulu, namun kegiatan dilakukan seperti biasa tapi tetap ada ketentuan-ketentuan kesehatan yang harus dipatuhi bersama.

“Seperti mencuci tangan, memakai masker dan juga jaga jarak serta tidak boleh ada kerumunan untuk mencegah penyebaran Covid 19,” tukas dr. Novi.

Baca Juga:  60 Orang Isolasi Mandiri Terima Bantuan Sembako dari Bupati Klaten

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Kav. Luluk Setyanto M.P.M selaku Dansatgas TMMD di sela kesibukannya melaksanakan tugas membenarkan kegiatan penyuluhan tersebut. “Alhamdulillah penyuluhan kesehatan yang diberikan sudah sesuai jadwal,” ujarnya.

Menurutnya, penyuluhan kesehatan tersebut sengaja diberikan untuk meminimalisir terjadinya gizi buruk di wilayah Kabupaten Sragen, mengingat dampaknya terhadap perkembangan anak sangat kurang bagus.

Dandim juga menyinggung tentang program pemerintah masalah Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal. “Kita harus patuhi semua ketentuan yang berlaku dalam masa ini dengan berpatokan pada prosedur kesehatan yang berlaku seperti memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tambah Dandim. Iwan/Maryo – Solo Raya

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1