Dalam Kondisi Pandemi Covid, Gubernur Lampung Launching Implementasi KPB di Pringsewu

 116 total views,  1 views today

GUBERNUR Lampung, Arinal Djunaidi me-launching Implementasi Kartu Petani Berjaya (KPB) di Taman Tirta Asri, Pekon Sriwungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Selasa (1/12/20)

Acara ini ditandai dengan prosesi pemukulan kentongan dan pemotongan tumpeng. Selain itu juga diserahkan secara simbolis bantuan Kredit Usaha Rakyat kepada sejumlah Gapoktan, dan penaburan benih ikan di embung pekon setempat.

Turut hadir anggota DPR RI Hanan A.Rozak, Bupati Pringsewu Sujadi, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, jajaran Pemprov Lampung dan Pemkab Pringsewu, serta para Ketua Gapoktan kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengatakan, sektor pertanian dimandatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara umum, yaitu pangan. Dalam kondisi pandemi Covid-19, sektor pertanian adalah yang paling mampu bertahan dalam menopang perekonomian dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Baca Juga:  Sosialisasi dan Implementasi CHSE, GSVL: "Pariwisata Kota Manado Harus Bangkit"
Baca Juga:  Gowes Bersama Zaezura Part 5 Digelar di Ujung Utara Bangkalan

Dikatakan Gubernur Lampung, Menteri Pertanian telah menetapkan Lampung sebagai lokomotif pertanian Indonesia yang antara lain memiliki fungsi sebagai penyedia pangan nasional, penyedia bahan baku industri dan penyeimbang pembangunan sektor-sektor lainnya.

Hal ini didasari karena Lampung memiliki potensi komoditi unggulan dalam bidang pertanian yang memenuhi kebutuhan lokal, nasional dan ekspor ke berbagai negara, yang diharapkan dapat membangkitkan perekonomian Lampung, baik pada masa pemulihan akibat pandemi Covid-19 maupun perekonomian Lampung di masa mendatang.

Arinal juga mengatakan, melalui Kartu Petani Berjaya, para petani diharapkan mendapat kemudahan dalam memperoleh sarana produksi, akses permodalan, pembinaan usaha dan teknologi, penanganan panen dan paska panen, pemasaran, asuransi, jaminan sosial dan beasiswa pendidikan bagi anak petani berprestasi yang akan melanjutkan ke pendidikan tinggi bidang pertanian, yang semuanya diberikan secara bertahap bagi seluruh petani di Provinsi Lampung.

“Bahkan, untuk memudahkan dan mengefektifkan dialog antara petani dengan pengambil kebijakan, juga telah dibentuk Forum komunikasi Petani Lampung Berjaya, sebagai sarana untuk menyampaikan permasalahan agar dapat dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Sujadi mengaku bangga karena program Kartu Petani Berjaya dapat direalisasikan di Kabupaten Pringsewu. Hal ini terwujud berkat dukungan dan kerjasama semua pihak. Menurutnya, Kartu Petani Berjaya merupakan program yang menghubungkan semua kepentingan petani dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.

Ia berharap, KPB betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama kalangan petani di Kabupaten Pringsewu, sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pringsewu yang Bersahaja, yakni berdaya saing, harmonis dan sejahtera, serta Lampung Berjaya.

Baca Juga:  Pererat Silaturahim, Ponpes Ijtihadul Mu'minin Kuripan Gelar Sholawat Nariyah

Sementara, terkait dipilihnya Taman Tirta Asri yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pringsewu sebagai lokasi kegiatan, adalah sebagai bentuk ajang promosi yang ditawarkan Bupati Pringsewu kepada Gubernur Lampung bahwa Pringsewu memiliki tempat destinasi wisata menarik yang dikelola oleh BUMDes setempat. Joko – Lampung

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0